Rasionalitas Perintah Ayat Poligami

Kajian Pemikiran Tafsir Muhammad Abduh

Authors

  • Supiatul Aini Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB
  • Abdurrahman Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

DOI:

https://doi.org/10.51700/irfani.v2i2.313

Keywords:

Rasionalitas, Ayat Poligami, Tafsir, Muhammad Abduh

Abstract

Al-Qur’an membicarakan asal mula penciptaan manusia, baik laki-laki maupun perempuan. Dalam penciptaannya, Allah SWT telah melengkapi manusia dengan nafsu syahwat, yaitu keinginan untuk menyalurkan keinginan bioligis. Dalam rangka itu, Allah SWT menciptakan segala sesuatu di muka bumi ini dengan berpasang-pasangan, ada siang ada malam, ada besar ada kecil, ada langit ada bumi, ada surga ada neraka, dan ada laki-laki ada perempuan. Semua itu diciptakan untuk menjadikan ketenteraman hati terhadap manusia. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana bentuk rasionalitas penafsiran Muhammad Abduh dan bagaimana penafsiran Muhammad Abduh dalam memahami perintah ayat poligami. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode pendekatan hermeneutika, yaitu pendekatan untuk memahami teks dengan cara mengungkapkan pemikiran melalui kata-kata sebagai medium penyampaian, menerjemahkan, dan bertindak sebagai penafsir. Berdasarkan penelitian ini, bentuk rasioanalitas Muhammad Abduh dapat dilihat dari caranya menafsirkan ayat poligami, dia mampu mempersempit ruang gerak poligami dengan menafsirkan kata adil. Menurutnya tidak ada seorang suami yang bisa berbuat adil terhadap istri-istrinya dalam segala hal, termasuk hal lahiriyah dan bathiniyah. Firman Allah menyatakan bahwa manusia tidak akan mampu berlaku adil di antara istri-itrinya meskipun ia sangat menginginkannya. Jika dihubungkan antara surah an-Nisa ayat 3 dengan ayat 129, maka pesan sesungguhnya yang ingin disampaikan al-Qur’an adalah bukan tentang kebolehan berpoligami sebagai aturan yang berlaku umum, melainkan bahwa poligami merupakan kebolehan yang sangat terbatas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abduh, Muhammad dan Muhammad Rasyid Ridha. 1367. Tafsir al-Manar, Jilid IV. Mesir: Dar al-Manar

Abduh, Muhammad. 1986. Al-Qur’an al-Karim Tafsir Juz’ ‘Amma. Al-Azhar: Muhammad Subaih

_______.1978. Ilmu dan Peradaban menurut Islam dan Kristen, trans. Mahyudin Syafdan Bakar Usman. Bandung: Dipenegoro

_____. 1366. Risalah al-Tauhid. Kairo: Dar al-Manar

Abdul Kodir, Faqihuddin. 2019. Qira@’ah Muba@dalah. Yogyakarta: IRCiSoD

Agama RI, Depertemen. 2013. Al-Qur’an Dan Terjemahannya. Jakarta: Pustaka Al-Mubin

Ahmad, Muhammad. 1998. Tauhid Ilmu Kalam. Bandung: Pustaka Setia

Ali, Mukti. 1995. Alam Pikiran Islam Modern di Timur Tengah. Jakarta: Jambatan

Al-Barry, M. Dahlan dan Pius A. Partanto. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola

Al-Dzahabi, Muhammad Huzain. 1976. al-Tafsir wa al-Mufasirun, II. Cairo: Dar al-Kutub al-Haditsah

Al-Qazwini, Abu ‘Abdillah Muhammad Ibn Yazida. t.th. Sunan Ibnu Majah, Jilid I. Beirut: Dar al-Fikr

Amir Aziz, Ahmad. 2009. Pembaruan Teologi: Perspektif Modernisme Muhammad Abduh dan Neo Modernisme Fazlur Rahman. Yogyakarta: Teras

Ash-Shabuni, Muhammad Ali. t.th. Rawa’i Al-Bayan fi Tafsir Ayat Al-Ahkam. Juz 2. Bairut: Dar al-Fikr

‘Asyur, Ibn. 1997. al-Tafsir wa Rijaluh. Kairo: Majma’ al-Buhusal-Islamiyyah

Ath-Thabari, Ibnu Jarir. 1958. Jami’ Al-Bayan fi Tafsir Al-Qur’an. Jilid 6. Bairut: Dar al-Fikr

Aziz, Abdul. 1990. Rumah Tangga Bahagia Sejahtera. Semarang: Wicaksono

Burhanuddin, Nunu. 2016. Ilmu Kalam; dari Tauhid Menuju Keadilan. Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri

Collins, Gerald D dan SJ. Edward G. Farrugia S. 1991. Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius

Djuher, 1983. Hukum Perkawinan Islam dan Relevansinya dengan Kesadaran Hukum Masyarakat,. Jakartta: Dewaruci Press

Fadlurrahman.1999. Islam Mengangkat Martabat Wanita. Gresik: Putra Pelajar

Faiz, Fakhruddin. 2002. Hermeneutika Qur’ani: Antara Teks, Kontes, dan Kontekstualisasi. Yogyakarta: Penerbit Qalam

Fakhuruddin Muhammad bin Umar bin al-Husain bin al-Hasan ibn Ali at-Tamimi al-Bakriyi ar-Razi asy-Syafi’i. 1981. at-Tafsir al-Kabir aw Mafatih al-Gaib, Jilid V. Beirut: Dar al-Fikr

Farida, Anik. 2008. Menimbang Dalil Poligami. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Ghazaly, Abdurrahman. 2003. Fiqih Munakahat. Jakarta: Prenada Media

Gusmian, Islah. 2007. Mengapa Nabi Muhammad Saw Berpligami. Yogyakarta: Pustaka Marwa

______. 2003. Khazanah Tafsir Indonesia. Jakarta: Teraju

Hasan, M. Ali. 1997. Masail Fiqhiyah al-Hadisah, cet. 2. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Hasan, Riffat. dan Fatima Mernissi. 1990. Setara di Hadapan Allah. Jakarta: LSAF

Ilyas, Yunahar. 2006. Kesetaraan Gender Dalam Islam. Yogyakarta: Labda Press

Islam, Dewan Redaksi Inseklopedi. 1994. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Intermasa

Ismail, Nurjannah. 2003. Perempuan dalam Pasungan : Bias Laki-laki dalam Penafsiran. Yogyakarta: LKiS

Jansen, J.J.G. 1990. Diskursus Tafsir al-Qur’an Modern, trans. oleh Hairussalim. Yogyakarta: Tiara Wacana

Kerr. Islamic Reform the Politicaland Legal Theories of Muhammad Abduh and Rasyid Ridha.

Hamka. 2002. Tafsir Al-Azhar, Juz IV. Jakarta: Pustaka Panjimas

_____. 2007. Perempuan. cet. 4. Ciputat: Lentera Hati

Machali, Rochayah. 2005. Wacana Poligami di Indonesia, cet. 1. Bandung: Mizan Pustaka

Majid, Nurcholis.1992. Islam Kemodernan dan Keindonesian. Banung: Mizan

Marhumah, Ema. 2009. Memaknai Perkawinan dalam Perspektif Kesetaraan. Yogyakarta: PSW UIN Sunan Kalijaga

Marwan, Muhammad dan Jimmy P. 2009. Kamus Hukum. Surabaya: Reality Publisher

Mudhhor, A Suhdi. 1994. Memahami Hukum Perkawinan. cet. 2. Bandung: Al-Bayan

Muhammad, Herry. 2006. Tokoh-tokoh Islam yang Berpengaruh Abad 20. Jakarta: Gema Insani

Muhsin, Amina Wadud. 1994. Wanita di dalam Al-Qur’an. Bandung: Pustaka

_____________1999. Qur’an and Women. New York: Oxfod University Press

Mulia, Siti Musdah. 2004. Islam Menggugat Poligami. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

MZ, Labib. 1986. Rahasia Poligami Rasulullah SAW. Gresik: Bintang Pelajar

Nawawi, Rif’at Syauqi. 2002. Rasionalitas Tafsir Muhammad Abduh: Kajian Masalah Akidah dan Ibadat. Jakarta: Paramadina

Nasution. 1987. Muhammad Abduh dan Teologi Rasional Mu’tazilah, cet 1. Jakarta: UI Press

Nasution, Harun. 1992. Pembaruan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang

Nasution, Khoiruddin. 2002. Fazlur Rahman Tentang Wanita. Yogyakarta: TAZZAFA

__________. 1996. Riba dan Poligami: Studi atas Pemikiran Muhammad Abduh. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Poerwadarminto, WJS. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Qutb, Sayyid. 1992. Fi Zilal Al-Qur’an. Kairo: Dar al-Masyriq

Razak, Abdul dan Rosihon Anwar. 2009. Ilmu Kalam. Bandung: Pustaka Setia

Ridha, Rasyid. 1365. al-Qur’an al-Karim, al-Syahir bi Tafsir al-Manar, jilid IV. Kairo: Dar al-Manar

______. 1978. Ilmu dan Peradaban menurut Islam dan Kristen, trans oleh

_______. 2006. Konsep Teologi Rasional dalam Tafsir al-Manar. Jakarta: Erlangga

Rusmana, Dadan. 2015. Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Bandung: Pustaka Setia

Shihab, M. Quraish. 1994. Rasionalitas Al-Qur’an Studi Kritis atas Tafsir al-Manar. Jakarta: Lentera Hati

________. 1994. Studi Kritis Tafsir Al-Manar Karya Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha. Bandung: Pustaka Hidayah

Subhan, Zaitunah. 2015. Al-Qur;an dan Perempuan. Jakarta: Prenadamedia Group

Sugiono. 2017. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suryadilaga, Alfatih dkk.2010. Metodologi Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Teras

Taufiq al-Athar, Abdul Nasir. 1976. Poloigami Dipandang dari Segi Agama, Sosial , dan Perundang-undangan. Jakarta: Bulan Bintang

Tebba, Sudirman. 1993. Perkembangan Mutakhir Hukum Islam di Asia Tenggara:Studi Kasus Hukum Keluarga dan Pengkondifikasiannya. Bandung: Mizan

Tim Pennyusun Kamus Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka

Umam, Chalil. t.th. Himpunan Fatwa-fatwa Pilihan. Surabaya: Anfaka Perdana

Wilar, Abraham Silo. 2006. Poligini Nabi studi kritis-teologis terhadap pemikiran Ali Syari’atin dan Fatima Mernissi. Yogyakarta: Pustaka Rihlah

Published

2021-12-25

How to Cite

Aini, S., & Abdurrahman, A. (2021). Rasionalitas Perintah Ayat Poligami: Kajian Pemikiran Tafsir Muhammad Abduh. Al-Irfani: Journal of Al Qur’anic and Tafsir, 2(2), 24-45. https://doi.org/10.51700/irfani.v2i2.313