Pendekatan Historiografi dalam Studi Hadist

Analisis Al-Kutub As-Sittah

Authors

  • Amalia Taufik Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.51700/irfani.v2i2.315

Keywords:

Pendekatan; historiografi; hadist; al-Kutub as-Sittah

Abstract

Salah satu sumber hukum Islam yang otentik adalah hadist. Dalam catatan sejarah ditemukan berbagai karya hadist dari para ahli hadist (Imam Bukhari (194-252 H), Imam Muslim (204-261 H), Abu Dawud (202-275 H), al-Nasa’I (215-303 H), al-Tirmiza (200-279 H), dan ibn Majah (207-273 H) yang bisa diakses dan menjadi rujukan umat Islam sampai saat ini, salah satunya yaitu al-Kutub as-Sittah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsi al kuttub as-sittah dengan pendekatan studi histriografi. Data dikumpulkan menggunakan Teknik dokumentasi baik dalam bentuk referensi atau kitab maupun artikel jurnal atau hasil research. Analisis menggunakan prosedur Huberman yaitu reduksi data, display dan menarik kesimpulan, juga menggunakan analisis komparasi. Untuk memperoleh pemahaman yang holistic tentang kualitas hadist ketika diposisikan sebagai sumber hujjah dari karya-karya para ahli hadist terdahulu, maka sangat diperlukan kajian dari berbagai perspektif pendekatan salah satunya yaitu pendekatan historiografi. Selain itu, aspek sosiologis juga bisa menjadi variable yang berpengaruh terhadap seseorang dalam menulis sebuah karya seperti kitab hadist.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abû Bakar Muhammad ibn Mûsâ al-Hâzimî, Shurût A’Immat al-Khamsah (Beirut: Dâr al-Kutub al-”Ilmîyah, 1984), C. I

Abu Dawud, Sunan, (Beirut: Dar al-Fikr, 2007), j. 1

Abu Suhbah, al-Wasit fi ‘Ulum wa Mustalah al-Hadis (Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi, t.th)

Abu Zahw, al-Hadis wa al-Muhaddistun, (Cairo: al-Maktabah at-Taufiqiyyah, t. th.)

Ajjaj al-Khatib, Usul al-Hadis: Ulumuhu wa Mustalahuhu, (Beirut: Dar al-Fikr, 2006)

Hammam ‘Abd ar-Rahim Said, al-Fikr al-Manhaji ‘ind al-Muhaddisin, (Qatar: Kitab al-Ummah, 1408 H.), h. 119

Hasan Su’aidi,. "Mengenal Kitab Sunan Al Tirmidzi ( Kitab Hadist Hasan)". Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman. 13 (1), April 2010, h. 129 – 131.

HM. Suparta, “Metode Pensyarahan Sunan an-Nasa’i Perbandingan Antara Imam al-Suyuti dan al-Sindi”, Millah, Vol. XIII, No. 2, Februari 2014

https://sunnah.com/bukhari

https://sunnah.com/muslim

Ibn Hajar Al-Asqalani, Fathu al-Bari (Cairo: Pustaka al-Ahram, t.t.), jilid I

Ibn Hajar al-Asqalani, Hady as-Sari, Muqaddimah Fath al-Bari Syarh Shahih al-Bukhari, (Cairo: Dar ar-Rayyan, t.th.)

Ibn Katsir, al-Bidayah wa Al-Nihayah, vol.11 (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1985)

Imam an-Nawawi, Syarh an-Nawawi ‘ala Shahih Muslim, (Beirut: Dar al-Fikr, 1996), j. 1

Jalal ad-Din as-Suyuti, Zahr ar-Ruba ‘ala al-Mujtaba, (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, t.th), j. 1

Khotimah Suryani, Metode Pembelajaran dalam Perspektif Hadis Nabi, Dar el-Ilmi: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora, Volume. 5, Nomor. 2, (Oktober 2018)

Leni Andariati, “Hadis dan Sejarah Perkembangannya”, Diroyah: Jurnal Ilmu Hadis 4, 2 (Maret 2020)

M. Al-Fatih Suryadilaga (ed.), Studi Kitab Hadis, (Yogyakarta: Teras, 2009)

M. Glen Coper & Daniel A. Madigan, “The Qur’an’s Self-Image: Writing and Authority in Islamic’s Scripture,” Journal of the American Oriental Society 123.1 (January-March 2003),

M.M. Abu Syuhbah, Fi Rihab al-Sunnah al-Kutub al-Sihah al-Sittah, Silsilah al-Buhuts al-Islamiyah, (Kairo: Majma’ Buhuts al-Islamiyah, 1991)

Madelung, Wilferd, Sabine Schmidtke, Rational Theology in Interfaith Communication:Abu l-Husayn al-Basri’s Mu’tazili Theology among the Karaites in Fatima Age (Leiden: Brill, 2006)

Mahmud al-Thahhan, Ushul al-Takhrij wa Dirasat al-Asanid, Beirut: Dar al-Qur’an al-Karim, 1979, h. 110

Masturi Irham, “Sistematika Kodifikasi Hadis Nabi dari Tinjauan Sejarah”, ADDIN, Vol. 7, No. 2, Agustus 2013

MM. Azami, Metodologi Kritik Hadis, (Jakarta: Pustaka Hidayah, 1992)

Mustafa al-Siba’I, al-Sunnah wa Maknatuh fi TasyrI al-Islami, (Kairo: Dar al-Salam, 1998)

Richard Bernstein, “The Uneasy Tensions of Immanence and Transcendence,” dalam International Journal of Politics, Culture and Society 21.1-4 (December 2008)

Septiani Mutia, dkk. “Shahih Bukhari”, dalam Muhammad Misbah, dkk., SShihab al-Din ibn ‘Ali (Ibn Hajar) al-‘Asqaani, Tahdhib al-Thadhib , vol. 1 ( Haidarabad, 1325H)

Subhi Saleh, ‘Ulum al-Hadis Wamustalahuh, (Beirut: Dar al-Malayin, 1977)

Sunan Abu Dawud dengan nomor hadis 216 & 1688

Syamsuddin az-Zahabi, Tazkirah al-Huffaz, (Beirut: Dar al-Fikr, 1996), j. 2

tudi Kitab Hadis: Dari Muwaththa' Imam Malik hingga Mustadrak Al Hakim, (Malang: Ahli Media Press, 2020)

Published

2021-12-25

How to Cite

Taufik, A. (2021). Pendekatan Historiografi dalam Studi Hadist: Analisis Al-Kutub As-Sittah . Al-Irfani: Journal of Al Qur’anic and Tafsir, 2(2), 70-93. https://doi.org/10.51700/irfani.v2i2.315