Analisis Kritis Teori Manajemen Barat dengan Manajemen dalam Islam
DOI:
https://doi.org/10.51700/manajemen.v6i1.1528Kata Kunci:
Manajemen barat, Manajemen IslamAbstrak
Paradigma manajemen barat yang berakar pada rasionalisme, empirisme, dan materialisme cenderung memosisikan manusia sebagai instrumen produksi yang berorientasi pada efisiensi dan keuntungan materiil. Orientasi tersebut mengakibatkan terpinggirkannya dimensi transendental dan spiritual dalam praktik manajerial, yang pada kondisi tertentu berdampak pada tekanan psikologis, khususnya ketika organisasi menghadapi kegagalan. Sedangkan pradigma Islam menawarkan konsep manajemen integratif yang menjadikan nilai-nilai ketuhanan sebagai fondasi pengelolaan organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis teori manajemen Barat dengan konsep manajemen Islam guna mengidentifikasi perbedaan mendasar serta menegaskan relevansi manajemen Islam sebagai alternatif tata kelola di era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan desain analisis deskriptif-kritis. Data bersumber dari pemikiran tokoh manajemen Barat seperti Henri Fayol dan Peter F. Drucker serta sumber normatif Islam berupa Al-Qur’an dan Hadis, yang dianalisis melalui teknik analisis isi dan interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen Barat bersifat antroposentris dan relatif bebas nilai, sedangkan manajemen Islam berlandaskan prinsip tauhid sehingga bersifat teosentris dan sarat nilai. Fungsi manajemen (POAC) dalam perspektif Islam tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga dijiwai spiritualitas, menekankan keseimbangan antara profesionalisme dan tawakal, serta berorientasi pada kemaslahatan dan pencapaian falah dunia dan akhirat.
Unduhan
Referensi
Afdhal, A., et al. (2023). Pengantar ilmu manajemen: Organisasi dan perkembangannya.
Andika, R. (2017). Ilmu dasar pengantar manajemen: Panduan menguasai ilmu manajemen. Yayasan Prima Agus Teknik.
Danandjaja, J. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Antropologi Indonesia, 35(1), 1–15.
Departemen Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama RI.
Fitrayani. (2025). Integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik manajemen bisnis modern. JURNAL PILAR: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 16(1), 1–13.
https://journal.unismuh.ac.id/index.php/pilar/index
Hartanto, S. (2016). Manajemen ala Rasulullah dalam perspektif Islam. Jurnal Intelegensia, 4(1), 24–39.
Herzeqovina, B. (2020). Konsep manajemen bisnis dalam pandangan Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 3(1), 139–154.
https://jurnal.stit-al-ittihadiyahlabura.ac.id/index.php/alfatih/article/view/80
Jamil, A. S. (2017). Manajemen dalam konsepsi Al-Qur’an. Al-Tsiqoh: Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam, 2(1), 33–49.
Mahmud, L. M. R., & Hasan, H. (2023). Manajemen perspektif Al-Qur’an. Safwah: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 1(2), 1–15.
Nasution, F. (2019). Konsep dasar manajemen Islam. Jurnal Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 1(2), 191–281.
Rohman, A. (2017). Dasar-dasar manajemen. Inteligensia Media.
http://repository.unitri.ac.id/1353/1/Dasar-Dasar%20Manajemen%20-%20Abd%20Rohman%202017.pdf
Sugiyono, S., & Lestari, P. (2021). Metode penelitian komunikasi (kuantitatif, kualitatif, dan cara mudah menulis artikel pada jurnal internasional). CV Alvabeta.
Suhardi. (2018). Pengantar manajemen dan aplikasinya. Penerbit Gava Media.
Sumarno. (2021). Manajemen modern dan manajemen Islam. Jurnal Mumtaz, 1(2), 100–117.
Ulum, K. (2025). Ayat-ayat manajemen dalam Al-Qur’an: Kajian tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab. Almustofa: Journal of Islamic Studies and Research, 2(1), 27–36.
https://ejournal.bamala.org/index.php/almustofa/
Widiana, M. E. (2020). Buku ajar pengantar manajemen. CV Pena Persada.
Yeni, A., Rachman, A., Rivai, A. M., & Herdiansyah, D. (2024). Pengantar manajemen.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Farid, Ahmad Zain Sarnoto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

