Teologi Islam dan Pemberdayaan
Spirit Filantropi Qur’an Berbasis Manajemen Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.51700/manajemen.v6i1.1579Kata Kunci:
Teologi Islam, Pemberdayaan, Manajemen keunagan, ZakatAbstrak
Islam adalah agama profetik yang lahir untuk melakukan transformasi sosial kehidupan. Islam memiliki peranan penting dalam memberi jalan keluar bagi permasalahan sosial kehidupan. Islam mensyariatkan zakat sebagai upaya pembangunan ekonomi, serta mengandung spirit filantropi untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Artikel ini mengajukan dua rumusan masalah: bagaimana spirit sosial ayat-ayat mengenai filantropi zakat dalam Al-Qur’an? Dan bagaimana spirit sosial filantropi zakat dalam Al-Qur’an dikembangkan melalui manajemen keuangan? Dengan menggunakan tafsir sosial sebagai perangkat analisis, artikel ini menemukan beberapa kesimpulan: (a) Dalam aspek tematis, ayat-ayat mengenai perintah berzakat beberapa kata kunci, seperti: Yunfiqu Amwalahum dalam QS. Al-Baqarah: 261 dan QS. Al-Baqarah: 261, tukhfuha al-Fuqara’ dalam QS. Al-Baqarah: 271 dan Fi Amwalihim Haqqun dalam QS. az-Zariyat: 19; (b) Ayat-ayat mengenai filantropi mengandung pesan dan spirit sosial Al-Qur’an, antara lain: aspek kepedulian sosial, etika sosial dan tanggung jawab sosial-moral; (c) zakat, infak dan sedekah diarahkan pada kegiatan produktif untuk menciptakan kemandirian ekonomi kelompok faqir melalui penguatan manajemen keuangan, seperti; edukasi keuangan pada penerima zakat, pengelolaan zakat yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, pendampingan masyarakat miskin dalam mewujudkan ekonomi yang stabil serta beradaptasi dengan tantangan ekonomi maupun program zakat
Unduhan
Referensi
Adi, A. A., Novianti, D., & Adisaputra, T. F. (2023). Manajemen Zakat Baznas. Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah, 1(2), 12–22. https://doi.org/10.35905/moneta.v1i2.3478
Afrina, D. (2018). Manajemen Zakat Di Indonesia Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Umat. EkBis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 201–212. https://doi.org/10.14421/EkBis.2018.2.2.1136
Andika, R. (2023). Peran Manajemen Keuangan Dalam Pengembangan Usaha. Jurnal Az Zahra: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 121–130. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/azzahra/article/view/1775
BAZNAS. (n.d.). Potensi Zakat Rp327 Triliun, Mengapa yang Terkumpul Hanya 10 Persen? Retrieved October 26, 2025, from https://kabminahasa.baznas.go.id/
Esack;, F. (2005). Hermeneutika Al-Qur’an: Demi Liberalisme dan Pluralisme. LSIP.
Ghafur, W. A. (2005). Tafsir Sosial: Mendialogkan Teks dengan Konteks (Yogyakarta). eLSAQ Press. //opac.iainponorogo.ac.id/index.php?p=show_detail&id=4497&keywords=
Hafid, A. H., AbuBakar, A., & Irham, M. (2025). Hak Milik dan Tanggung Jawab Sosial (Studi Tafsir Al-Quran). AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi, 17(1), 412–434. https://doi.org/10.30863/aliqtishad.v17i1.9094
Indonesia, B. P. S. (n.d.). Persentase Penduduk Miskin Maret 2024 turun menjadi 9,03 persen. Retrieved October 26, 2025, from https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/01/2370/persentase-penduduk-miskin-maret-2024-turun-menjadi-9-03-persen-.html
K, M. Y., Abubakar, A., & Mahfudz, M. (2023). Zakat: Solusi Pengentasan Kemiskinan dalam Al-Qurâ€TMan (Kajian Ketaatan Hamba atas Perintah Rabbnya). IQRO: Journal of Islamic Education, 6(2), 183–192. https://doi.org/10.24256/iqro.v6i2.4728
Khaerani, I. F. S. R. (2022). Amtsal Al-Qur’an Dalam Perspektif Pendidikan Nilai. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir, 7(2). https://doi.org/10.15575/al-bayan.v7i2.25062
Mundzir, C., Mahfudz, M., & Amin, R. (2025). Analisis Term Kaum Marjinal dalam Tinjauan Tafsir Tematik. Jalsah : The Journal of Al-Quran and As-Sunnah Studies, 5(1), 1–27. https://doi.org/10.37252/jqs.v5i1.1350
Penyusun, T. (2011a). Al-Qur’an dan Tafsirnya. Ikrar Mandiri.
Penyusun, T. (2011b). Tafsir Tematik Pemberdayaan Kaum Dua’afa. LPTQ Jakarta.
Raharjo, M. D. (2005). Paradigma al-Qur’an: Metodologi Tafsir dan Kritik Sosial. PSAP.
Riady, A., Abubakar, A., & Irham, M. (2025). Wawasan Al-Qur’an Tentang Zakat dan Kemiskinan: Studi Ekonomi Syariah di Barru. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 7(1), 75–81. https://doi.org/10.33477/eksy.v7i1.9564
Rohmansyah. (2020). Filantropi Dalam Gerakan Muhammadiyah di Dserah Istimewa Yogyakarta(Studi Living Hadis) [Doctoral, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/39843/
Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Subekan, A. (2016). Potensi Zakat Menjadi Bagian Keuangan Negara (Studi Analisis Regulasi Kemungkinan Masuknya Zakat Menjadi Bagian dari Penerimaan dan Pengeluaran Negara). Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah, 7(2), 105–126. https://doi.org/10.18860/j.v7i2.3712
Sukenti, S. (2023). Financial Management Concepts: A Review. Journal of Contemporary Administration and Management (ADMAN), 1(1), 13–16. https://doi.org/10.61100/adman.v1i1.4
Umar, N. (2006). Refleksi Sosial dalam Memahami al-Qur’an: Menimbang Ensiklopedia al-Qur’an karya M. Dawam Raharjo. Jurnal Studi Qur’an, 1(3), 504.
Verdiansyah. (2004). Islam Emansivatoris. P3M.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Abdul Malik, Achmad Abubakar, Muhsin Mahfudz

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

