Teologi Islam dan Pemberdayaan

Spirit Filantropi Qur’an Berbasis Manajemen Keuangan

Penulis

  • Abdul Malik Universitas Al Asyariah Mandar
  • Achmad Abubakar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhsin Mahfudz Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.51700/manajemen.v6i1.1579

Kata Kunci:

Teologi Islam, Pemberdayaan, Manajemen keunagan, Zakat

Abstrak

Islam adalah agama profetik yang lahir untuk melakukan transformasi sosial kehidupan. Islam memiliki peranan penting dalam memberi jalan keluar bagi permasalahan sosial kehidupan. Islam mensyariatkan zakat sebagai upaya pembangunan ekonomi, serta mengandung spirit filantropi untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Artikel ini mengajukan dua rumusan masalah: bagaimana spirit sosial ayat-ayat mengenai filantropi zakat dalam Al-Qur’an? Dan bagaimana spirit sosial filantropi zakat dalam Al-Qur’an dikembangkan melalui manajemen keuangan? Dengan menggunakan tafsir sosial sebagai perangkat analisis, artikel ini menemukan beberapa kesimpulan: (a) Dalam aspek tematis, ayat-ayat mengenai perintah berzakat beberapa kata kunci, seperti: Yunfiqu Amwalahum dalam QS. Al-Baqarah: 261 dan QS. Al-Baqarah: 261, tukhfuha al-Fuqara’ dalam QS. Al-Baqarah: 271 dan Fi Amwalihim Haqqun dalam QS. az-Zariyat: 19; (b) Ayat-ayat mengenai filantropi mengandung pesan dan spirit sosial Al-Qur’an, antara lain: aspek kepedulian sosial, etika sosial dan tanggung jawab sosial-moral; (c)  zakat, infak dan sedekah diarahkan pada kegiatan produktif untuk menciptakan kemandirian ekonomi kelompok faqir melalui penguatan manajemen keuangan, seperti; edukasi keuangan pada penerima zakat, pengelolaan zakat yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, pendampingan masyarakat miskin dalam mewujudkan ekonomi yang stabil serta beradaptasi dengan tantangan ekonomi maupun program zakat

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adi, A. A., Novianti, D., & Adisaputra, T. F. (2023). Manajemen Zakat Baznas. Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah, 1(2), 12–22. https://doi.org/10.35905/moneta.v1i2.3478

Afrina, D. (2018). Manajemen Zakat Di Indonesia Sebagai Pemberdayaan Ekonomi Umat. EkBis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 201–212. https://doi.org/10.14421/EkBis.2018.2.2.1136

Andika, R. (2023). Peran Manajemen Keuangan Dalam Pengembangan Usaha. Jurnal Az Zahra: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 121–130. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/azzahra/article/view/1775

BAZNAS. (n.d.). Potensi Zakat Rp327 Triliun, Mengapa yang Terkumpul Hanya 10 Persen? Retrieved October 26, 2025, from https://kabminahasa.baznas.go.id/

Esack;, F. (2005). Hermeneutika Al-Qur’an: Demi Liberalisme dan Pluralisme. LSIP.

Ghafur, W. A. (2005). Tafsir Sosial: Mendialogkan Teks dengan Konteks (Yogyakarta). eLSAQ Press. //opac.iainponorogo.ac.id/index.php?p=show_detail&id=4497&keywords=

Hafid, A. H., AbuBakar, A., & Irham, M. (2025). Hak Milik dan Tanggung Jawab Sosial (Studi Tafsir Al-Quran). AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi, 17(1), 412–434. https://doi.org/10.30863/aliqtishad.v17i1.9094

Indonesia, B. P. S. (n.d.). Persentase Penduduk Miskin Maret 2024 turun menjadi 9,03 persen. Retrieved October 26, 2025, from https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/01/2370/persentase-penduduk-miskin-maret-2024-turun-menjadi-9-03-persen-.html

K, M. Y., Abubakar, A., & Mahfudz, M. (2023). Zakat: Solusi Pengentasan Kemiskinan dalam Al-Qurâ€TMan (Kajian Ketaatan Hamba atas Perintah Rabbnya). IQRO: Journal of Islamic Education, 6(2), 183–192. https://doi.org/10.24256/iqro.v6i2.4728

Khaerani, I. F. S. R. (2022). Amtsal Al-Qur’an Dalam Perspektif Pendidikan Nilai. Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al- Qur’an dan Tafsir, 7(2). https://doi.org/10.15575/al-bayan.v7i2.25062

Mundzir, C., Mahfudz, M., & Amin, R. (2025). Analisis Term Kaum Marjinal dalam Tinjauan Tafsir Tematik. Jalsah : The Journal of Al-Quran and As-Sunnah Studies, 5(1), 1–27. https://doi.org/10.37252/jqs.v5i1.1350

Penyusun, T. (2011a). Al-Qur’an dan Tafsirnya. Ikrar Mandiri.

Penyusun, T. (2011b). Tafsir Tematik Pemberdayaan Kaum Dua’afa. LPTQ Jakarta.

Raharjo, M. D. (2005). Paradigma al-Qur’an: Metodologi Tafsir dan Kritik Sosial. PSAP.

Riady, A., Abubakar, A., & Irham, M. (2025). Wawasan Al-Qur’an Tentang Zakat dan Kemiskinan: Studi Ekonomi Syariah di Barru. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 7(1), 75–81. https://doi.org/10.33477/eksy.v7i1.9564

Rohmansyah. (2020). Filantropi Dalam Gerakan Muhammadiyah di Dserah Istimewa Yogyakarta(Studi Living Hadis) [Doctoral, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/39843/

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.

Subekan, A. (2016). Potensi Zakat Menjadi Bagian Keuangan Negara (Studi Analisis Regulasi Kemungkinan Masuknya Zakat Menjadi Bagian dari Penerimaan dan Pengeluaran Negara). Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah, 7(2), 105–126. https://doi.org/10.18860/j.v7i2.3712

Sukenti, S. (2023). Financial Management Concepts: A Review. Journal of Contemporary Administration and Management (ADMAN), 1(1), 13–16. https://doi.org/10.61100/adman.v1i1.4

Umar, N. (2006). Refleksi Sosial dalam Memahami al-Qur’an: Menimbang Ensiklopedia al-Qur’an karya M. Dawam Raharjo. Jurnal Studi Qur’an, 1(3), 504.

Verdiansyah. (2004). Islam Emansivatoris. P3M.

Diterbitkan

2026-01-30

Cara Mengutip

Malik, A., Abubakar, A. ., & Mahfudz, M. . (2026). Teologi Islam dan Pemberdayaan: Spirit Filantropi Qur’an Berbasis Manajemen Keuangan. Jurnal Manajemen Dan Budaya , 6(1). https://doi.org/10.51700/manajemen.v6i1.1579