Pengaruh Penggunaan Sapaan Keluarga Terhadap Identitas Budaya Mahasiswa Tionghoa Batam
DOI:
https://doi.org/10.51700/manajemen.v6i2.1721Kata Kunci:
identitas budaya, etnis Tionghoa, sapaan keluarga, sosiolinguistikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan sapaan keluarga dalam bahasa Tionghoa terhadap identitas etnis dan budaya mahasiswa Tionghoa di Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 139 responden. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan sapaan keluarga dengan identitas budaya (r = 0,383; p < 0,001). Uji regresi menunjukkan bahwa penggunaan bahasa berpengaruh signifikan dengan kontribusi sebesar 10,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan sapaan keluarga berperan dalam membentuk identitas budaya, meskipun bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi
Unduhan
Referensi
Anasti, H. P. (2025). Pemerolehan bahasa ragam kata sapaan kekerabatan pada anak usia 4 tahun dan penggunaannya pada tataran sintaksis. Jurnal Basicedu.
Brown, R., & Gilman, A. (1960). The pronouns of power and solidarity. In T. A. Sebeok (Ed.), Style in language (pp. 253–276). MIT Press.
Cheek, J. M., Smith, S. M., & Tropp, L. R. (2002). Relational identity orientation: A fourth scale for the AIQ. Paper presented at the meeting of the Society for Personality and Social Psychology, Savannah, GA.
Christian, S. A. (2017). Identitas budaya orang Tionghoa Indonesia.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.).
Hogg, M. A., & Abrams, D. (1988). Social identifications: A social psychology of intergroup relations and group processes. Routledge.
Jurdi, S., & Amiruddin, A. K. (2025). Analisis peran tradisi lisan dalam pelestarian identitas budaya lokal: Studi kasus pada masyarakat adat di Indonesia. Journal Central Publisher.
Labov, W. (1972). Sociolinguistic patterns. University of Pennsylvania Press.
Lieyanty, R., & Pudjiati, S. R. (2022). Positive ethnic identity sebagai mediator antara sosialisasi etnis dengan resiliensi keluarga etnis Tionghoa-Indonesia. Humanitas (Jurnal Psikologi).
Musawwir, Yuryanis, & Diana, A. A. (2025). Kata sapaan kekerabatan bahasa Melayu Jambi dialek Pulau Tengah Kecamatan Jangkat. JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat.
Nufus, A. B., Malihah, E., Darmawan, C., Anggraeni, L., Budimansyah, D., & Sehadun, F. (2024). Cultural diversity and harmony of Tionghoa good character: Towards unity with incremental change of citizenship. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 41–52. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10212
Risqiyah, L. I., Rofiq, A., & Manshur, A. (2025). Bahasa dan identitas budaya: Studi etnolinguistik pada komunitas Osing di daerah Macan Putih, Banyuwangi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra.
Santoso, B. (2017). Bahasa dan identitas budaya. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 1(1), 44–49. https://doi.org/10.14710/sabda.1.1.44-49
Sidarta, Y. (2023). Konstruksi identitas kebangsaan ganda diaspora Tionghoa Indonesia melalui penggunaan bahasa. Antroposen: Journal of Social Studies and Humaniora, 2(1), 8–23. https://doi.org/10.33830/antroposen.v2i1.4544
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Winnie Cherina

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
