MALEMAN TRADITION REVIVES THE NIGHT OF LAYLATUL QADR IN BILOK PETUNG VILLAGE

Penulis

  • Hayadi Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.51700/irfani.v2i1.231

Kata Kunci:

Maleman, Bilok, Petung, Living Hadis

Abstrak

Artikel ini akan membahas tradisi maleman yang ada di Desa Bilok Petung, Sembalun Lombok Timur. Tradisi maleman bertujuan untuk mengidupkan malam laylatul qadar yang dikenal sebagai malam dengan seribu kemuliaan di dalamnya. Dengan melihat tradisi maleman, artikel ini akan menjelaskan bagaimana tradisi maleman dipraktikkan yang didasari dari teks-teks keagamaan serta termotivasi dari adat dan budaya setempat. Melalui bingkai living hadis dengan tahapan observasi, wawancara, dokumentasi dan interpretasi maka temuan dari penelitian ini adalah Pertama, Tradisi maleman merupakan praktik yang berlandaskan dalil noramatif dan alasan historis. Kedua, Praktik maleman ditopang oleh tradisi adat yang melekat pada masyarakat. Ketiga, tradisi maleman merupakan tradisi keagamaan dan harmonisasi antara agama dan adat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

al-Bukhari, Muhammad Ismail, Matn al-Bukhari, Juz I,(Surabaya: Nurul Huda, tt.).

Buhori, “Islam dan Tradisi Lokal di Nusantara (Telaah Kritis Terhadap Pellet Betteng Pada Masyarakat Madura Dalam Perspektif Hokum Islam)”, dalam Al-Maslahah, Vol. 13, No. 2 Oktober 2017.

https://baleite.ntbprov.go.id/kode-wilayah-jumlah-penduduk-jumlah-keluarga-luas-wilayah-dan-kepadatan-penduduk-tahun-2015/

Nafis,Cholil,Menyingkap Tabir Puasa Ramadhan (Jakarta: Mitra Abadi Press, 2015).

Qudsy, Saefuddin Zuhri, dan Dewi, Subkhani Kusuma, Living Hadis; Praktik, Resepsi, Teks, dan Transmisi (Yogyakarta: Q-Media, 2018).

Suryadilaga, Muhammad Alatih, “Living Hadis dalam Tradisi Sekar Makam”, dalam Al-Risalah Vol. 13, No. 1 Mei 2013

Taufik, Muhammad, “Harmonisasi Islam dan Budaya Lokal”, Dalam Ilmu Ushuluddin Vol. 12, No. 2, 2013.

Umar ibnu Katsir, Tafsir al-Qur’an al-‘Azim (Beirut: Dar ibn Hazm, 2000).

Wahyudin, Dedy, “Identitas Orang Sasak: Studi Epistemologis Terhadap Mekanisme Produksi Pengetahuan Masyarakat Suku Sasa”, dalam Junral Penelitian Keislaman, Vol. 14, No. 1, 2018.

Wawancara dengan Abdul Aziz, tokoh masyarakat Desa Bilok Petung pada 17 Maret 2020.

Wawancara dengan Amaq Amirul Mukmini tokoh masyarakat Desa Bilok Petung pada 15 Maret 2020.

Wawancaradengan Amaq Indih, Kiyai Adat sekaligus Tokoh adat Bilok Petung pada 12 Maret 2020.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-07-28

Cara Mengutip

Hayadi, H. (2021). MALEMAN TRADITION REVIVES THE NIGHT OF LAYLATUL QADR IN BILOK PETUNG VILLAGE. Al-Irfani: Journal of Al Qur’anic and Tafsir, 2(1), 40-49. https://doi.org/10.51700/irfani.v2i1.231