Dialog Islam-Budaya
Merumuskan Sikap Islam Atas Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.51700/irfani.v2i2.311Kata Kunci:
dialog; tradisi; respons Nabi; adopsi; akomodasiAbstrak
Penelitian ini bermaksud mengkaji interaksi Islam dan budaya Arab; dalam hal ini respon Rasulullah saw dengan budaya masyarakat Arab. Sebagai uswah hasanah bagi ummatnya ragam respon Rasulullah saw yang termuat dalam hadits dan catatan sejarah akan diidentifikasi kemudian diambil iktibar atasnya. Latar belakang tulisan ini berangkat dari fakta antropologis bahwa Sebuah masyarakat, termasuk masyarakat Arab sebelum kedatangan Islam, bukanlah masyarakat hampa budaya atau yang steril dari pengaruh agama, adat istiadat, akhlak serta peraturan-peraturan hidup yang telah ada di kalangan mereka. Begitu Islam datang dengan segala norma yang ada di dalamnya, maka Islam berinteraksi dengannya dan menjadi filter bagi budaya, adat istiadat dan keyakinan yang sudah ada di kalangan masyarakat Arab pra Islam tersebut. Pertanyaannya adalah bagaimana respon Muhammad saw terhadap tradisi itu? Kajian ini didasarkan pada penelitian literatur sejarah yang berisi respon Nabi terhadap tradisi masyarakat Arab. Ada empat temuan penting yang bisa dicatat berkenaan dengan respon Nabi terhadap tradisi jāhiliyyah. Pertama, tradisi yang secara utuh diakomodasi (total accomodation). Kedua, tradisi yang secara total ditolak atau total dikoreksi (total refuse or total correction). Ketiga, tradisi yang sebagian diadopsi tetapi sebagian yang lain ditolak (particular accomodation). Keempat, tradisi yang secara prinsip tetap dilestarikan dengan sedikit modifikasi di sana-sini (sincronization and modification).
Unduhan
Referensi
Awang, Ramli. Dialog antara agama dari perspektif al-Quran. Penerbit UTM Press, 2008.
Ali Sodiqin, dkk., Islam & Budaya Lokal, (Yogyakarta: Pusat Kajian Sejarah dan Budaya
Abdul Karim, Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam (Yogyakarta: Pustaka Book Publisher, 2009
Islam (PKSBI) Jurusan SKI UIN Sunan Kalijaga, 2009.
Ghazali, Abd Moqsith. Argumen pluralisme agama: membangun toleransi berbasis al-Qur'an. Kata Kita, 2009.
Ida R. Metode Penelitian: Studi Media dan Kajian Budaya. Kencana; 2014.
Hitti, Philip Khuri. History of the Arabs: Rujukan induk dan paling otoritatif tentang sejarah peradaban Islam. (Penerbit Serambi, 2005)
Koentjaraningrat K. Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia. 1985.
Muhaimin AG. 2001. Islam dalam Bingkai Budaya Lokal:Potret dari Cirebon. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Muḥammad Sa’īd Ramaḍān al-Buti, Sirah Nabawiyah, Analisis Ilmiyah Manhajiah, Sejarah Pergerakan Islam dimasa Rasulullah, terj. AunurRafiq Saleh Tamhid. Jakarta: Robbani Press, 2005..
Moh. Abu Suhud, “Pra Kondisi Kebangkitan Dakwah di Makkah: Kajian terhadap Kepercayaan Masyarakat Arab Sebelum Islam”, dalam Jurnal PMI, Media Pemikiran dan Pengembangan Masyarakat Vol.VI Nomor 1, (Yogyakarta: Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga, 2008.
Nourouzzaman Shiddiqie, Pengantar Sejarah Muslim, (Yogyakarta: Nur Cahaya, 1983.
Ratno Lukito, Pergumulan Antara Hukum Islam dan Adat di Indonesia. Jakarta: Seri INIS XXXV, INIS, 1998.
Syafiq A. Mughni, Ensiklopedi Tematis Dunia Islam .Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.
Shihab, Moh Quraish. Atas Nama Agama: Wacana Agama Dalam Dialog" Bebas" Konflik. Pustaka Hidayah, 1998.
Sayyid Ali Asghar Razwy, A Restatement of the History of Islam and Muslims (World Federation of Khoja Shia Ithna-Asheri Muslim Communities, 1995)
Toshihiko Izutsu, Etika Beragama dalam Quran, terj. Mansurrdin Djoely. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1993.
Rubawati E. Media Baru: Tantangan dan Peluang Dakwah. Jurnal Studi Komunikasi.
Wahbah Az-Zuhaili, Al-Qur’an dan Paradigma Peradaban, Yogyakarta: Dinamika, 1996
Misrawi, Zuhairi. Madinah: kota suci, piagam Madinah, dan teladan Muhammad SAW. Penerbit Buku Kompas, 2009
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Khaerul Paizin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


