Konsep ukhuwah dalam perspektif al-Qur’an dan relevansinya dalam kehidupan bermasyarakat
(Kajian Surat Al-Hujurat Ayat 10)
DOI:
https://doi.org/10.51700/irfani.v3i1.336Kata Kunci:
Konsep, Ukhuwwah, Al-Qur’an, MasyarakatAbstrak
Abstrak - Ukhuwwah merupakan jalinan persaudaraan di antara umat manusia yang melampui batas-batas etnik, ras, agama, suku, keturunan, latar belakang sosial dan lain sebagainya. Di dalam al-Qur’an ditemukan banyak macam ukhuwah, hal ini ditunjukkan karna banyaknya kata akh dalam al-Qur’an, seperti ukhuwah ubudiyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah diniyah dan ukhuwah wathaniyah. Dalam kehidupan di dunia ini, seorang muslim dapat memahami adanya pandangan bahkan pendapat yang berbeda dengan pandangan agamanya, karena semua itu tidak mungkin berada di luar kehendak Ilahi. Dalam surat al-Hujurrat ayat 10 sangat jelas sekali, Allah mengatakan bahwa orang-orang muslim itu bersaudara, dan memerintahkan untuk melakukan hubungan perbaikan jika seandainya terjadi kesalah pahaman di antara kelompok kaum muslimin. Maka al-Qur’an memberikan contoh dan penyebab keretakan hubungan sekaligus melarang setiap muslim melakukan keributan. Oleh karena itu, persaudaraan harus dibangun serta tumbuhnya dalam kehidupan kita sehari-hari. Di dalam berintraksi dengan masyarakat, jalinan ukhuwah sangat kita tekankan sehingga kita bisa hidup damai saling berdampingan satu sama lain tanpa ada jurang pemisah.
Unduhan
Referensi
Abdul Azhim, Said. 2005. Ukhuwwah Imaniyah, Penj. Muhammad Misbahul khair dkk, (Jakarta: Qisthi Press)
Abdul Halim, Ali. 2000. Merajut Benang-Benang Ukhuwwah Islāmiyah, (Solo: Era Intermedia)
Abu Al-Fīda’ Isma’il Ibn Al-Katsir. t.t. Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim. (Semarang: Toha Putra Semarang)
Al- Maraghi, Ahmad Musthafa. 1993. Tafsir Al-Maraghi, jilid 26. Penj. Bahrul Abubakar, dkk. (Semarang: PT. Karya Toha Putra Semarang)
Al- Suyuthi. t.t. Hasyiyah Al-Shawi Ala Tafsir Al-Jalalain. (Surabaya: Al-Hidayah)
Depag RI. 2005. Al Qur’an dan Terjemahnya. (Bandung: CV Penerbit Diponegoro)
Depag RI. 2008. Tafsir al-qur’an tematik, hubungan antar-umat beragama, (Jakarta: Depag. RI)
Fatah, Abdul. 2004. Kewargaan Dalam Islām: Tafsir Baru Tentang Konsep Umat, (Surabaya:LPAM)
Hamka. 2007. Tafsir Al-Azhar, juz XXV. (Jakarta: Pustaka Panjimas)
H. Asnawi. 2008. Agama dan Konflik Sosial (Di lombok Nusa Tenggara Barat).(Jakarta: Sentra Media)
H. Mukhtar. 2009. Bimbingan Skripsi, Tesis dan Artikel Ilmiyah: Panduan Berbasis Penelitian Kualitatif Lapangan dan Perpustakaan, (Jakarta: Gaung Persada)
Ibn. Hasan, Ahmad. 1322 h. Fathul al-Rahman Lithalib Ayat al-Qur’an, (Surabaya: Toko Kitab Al-Hidayah)
Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung:Remaja Rosda Karya)
Shihab, M. Quraish. 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an, Vol. 13.(Jakarta: Lentera Hati)
----------. 2007. Wawasan Al-Qu’an: Tafsir Tematik atas Pelbaga Persoalan Umat, (Bandung: Mizan)
Qutb, Sayyid. 2004. Fī Zhilal al-Qur’an, Penj. As’ad Yasin dkk
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Moh Faesal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


