Resepsi qur’an dan gerakan sosial-keagamaan nahdhatul wathan di Lombok, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.51700/irfani.v3i2.475Kata Kunci:
living qur’an, nahdatul wathan, gerakan sosial, spirit dakwah, pendidikanAbstrak
Dalam kehidupan masyarakat, al-Quran diperlakukan tidak hanya bahan bacaan, kajian, dan hiasan, namun lebih dari itu realitas masyarakat memperlakukan hadis sebagai aneka ragam prilaku, seperti: obat-obatan, motivasi dalam melakukan suatu ibadah tertentu. Di sisi lain, terdapat ayat-ayat Alquran dihidupkan guna memperbaharui keadaan sosial suatu masyarakat, baik yang di lakukan oleh seseorang dan ataupun oleh suatu komunitas atau organnisasi tertentu. Artikel ini mendiskusikan organisasi Nahdlatul Wathan (NW), melihat Alquran yang hidup dalam pergerakan dan perkembangan organisasi. Analisis dalam artikel ini menggunakan teori Gerakan sosial tindakan kolektif (collective action) yang diusung oleh Antony Giddens. Artikel ini menemukan kesimpulan bahwa. Sebagai sebuah organisasi yang bergerak di bidang dakwah dan Pendidikan, Nahdlatul Wathan (NW) menggunakan Alquran sebagai spirit dalam perjuangan dan pergerakan. Prinsip pokok oerganisasi berupa Iman dan takwa diambil dari QS. Ali-Imran 102 dan al-Hujurat 13, ayat tersebut menjadi motivasi awal sekaligus landasan dalam berdakwah. Sedangkan ayat-ayat yang terkait Yakin, Ikhlas dan Istiqomah menjadi pedoman dalam menggerakkan segala bidang dakwah, pendidikan, dan sosial
Unduhan
Referensi
Asmaran As, Pengantar Studi Akhlak. Rajawali Press. 1992
Aziz, Ahmad Amir, Pola Dakwah TGH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid 1989-
Mataram: Larispa. 2011
Baedhawi, Ahmad (ed), Transformasi Otoritas Keagamaan Pengalaman Islam
Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2003
Fadhilla Putera dkk, Gerakan Sosial: Konsep, Strategi, Aktor, Hambatan dan
Tantangan Gerakan Sosial di Indonesia, Malang: PlaCID’’s dan Averros Press. 2006
Gazalba, Sidi, Asas Ajaran Islam, Jakarta: Bulan Bintang. 1972
Jurdi, Syarifuddin, Sosiologi Islam & Masyarakat Modern; Teori, Fakta dan Aksi
Sosial. Jakarta: Fajar Interpratama. 2010
Kahmad, Dadang, Sosiologi Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya. 2010
Madjid, Zainuddin Abdul, Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru. Lombok
Timur: PBNW. 2002
______, Al-Barzanji serta Lagu-lagu Perjuangan Hamzanwadi. Pancor: Penerbit
KITA, tt
Masnun, Tuan Guru KH Muhammad Zainudin Abdul Madjid Gagasan dan Gerakan
Pembaharuan Islam di Nusa Tenggara Barat, (Jakarta: Pustaka al-Miqdad. 2007
Noor, Mohammad dkk, Visi Kebangsaan Religius; Refleksi Pemikiran dan Perjuangan
Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid 1904-1997. Jakarta: PT Logos
Wacana Ilmu. 2004
Situmorang, Abdul Wahib, Gerakan Sosial; Studi Kasus beberapa Perlawanan.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007
Sunarto, Kumanto, Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas
Ekonomi UI, 2004
http://bem.hamzanwadi.ac.id/berita-13-makna-lambang-nahdlatulwathan.html
Musturuddin Jayadi, Suksesi Kepemimpinan Nahdlatul Wathan Lombok Timur Pada
Masa TGKH Zainuddin Abdul Majid Perspektif Fiqih Siyasah. Hlm 64 Skripsi Fak Syari’ah.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Syamsul Wathani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


