AUTHOR GUIDELINES

Jurnal AL- Muta’aliyah  menerima  tulisan dalam bentuk Artikel baik dalam bahasa Inggris ataupun Bahasa Arab dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Tulisan belum pernah dipublikasikan dalam   terbitan berkala atau buku.
  2. Topok tulisan sesuai dengan  lingkup kajian Jurnal Mu’addib  yaitu pendidikan Islam.
  3.  Tulisan   harus disertakan dengan Abstrak (130-150 Kata) dan kata kunci 5-10 Kata.
  4. Kata yang berasal dari Bahasa Asing atau bahasa local yang belum terserap dan terbakukan dalam bahasa Indonesia tulis  dengan cetak miring (Italic) dan untuk Bahasa Arab di cetak miring dengan menggunakan Transliterasi.
  5. Tulisan diserhakan dalam bentuk Print Out dan File Document.
  6. Rujukan dalam Tulisan menggunakan Footnote  dengan aturan Tulisannya.
    1. Indra Maulana, Sejarah Sosial Pendidikan Islam, Bandung:  Arruz  Media, 2000), 23.
    2. Buku terjemahan: Mehdi Nokosten, Pendidikan Islam, ter. Syiron Samsudin (Bandung: Mizan, 1997), 32.
    3. Artikel Dalam Buku: Jamaludin, “Tuan guru  dan Dinamika Politik Masyarakat Sasak” Dalam  Agama Pendidikan Islam dan Tanggung jawab Sosial Pesantren, ed. Irwan Abdullah ( Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana UGM kerjasama dengan Pustaka Pelajar, 2008), 320.
    4. Artikel Dalam Jurnal : Asghar Ali Engineer, “On Deploping  Liberation Theologi In Islam, “ Islam  and Modern  Age, no 1 (Januari 2003), 114
    5. Skripsi, Tesis dan Disertasi : Jamaludin, Sejarah Social  Tuan Guru Dalam Masyarakat Sasak Abad XVI- XVIII, Tesis (Jakarta: IAIN Syarif Hidayatullah, 2010), 30.
    6. Kitab Suci:  QS. al- Qashash (28): 5
    7. Artikel Dalam Media Massa,  Paesal, “Tantangan Demokrasi dalam Masyarakat Sasak”, Lombok Post, 25 Januari 2015, 5.
    8. Artikel  dari Internet: Novriantono,”Mempertimbangkan Ulang Orientalisme” Http://wwww.islamlib.com, di akses Tanggal 15 Juni 2015.
    9. Bila mengutip ulang refrensi  yang sama secaraa berurutan, maka cukup dengan menulis Ibid. jika halamannya berbeda cukup dengan menambah nomor halaman;  Ibid, 15.
    10. Bila  mengutif ulang refrensi yang sama tapi di selangi  oleh satu atau beberapa refrensi yang berbeda, maka cukup dengan menulis Last Name pengarang kemudian diikuti dengan satu kata awal dari judul refrensi  yang dikutif. Misalmya: Jamaluddin, Sejarah…, 40.     
    11. Tulisan disertai dengan Daftar Pustaka yang ditulis dengan aturan yang sama  dengan penulisan fotenote, kecuali  nomor halamannya yang dihilangkan. Contoh : Indra Maulana, Sejarah Sosial Pendidikan Islam, Bandung:  Arruz  Media, 2000).

Tulisan dapat dikirim Tim Redaksi al-Muta’aliyah yang beralamat di Lantai II STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang atau ke akademikstaid@gmail.com. atau husaeren@gmail.com Batas Akhir Penerimaan Tulisan tanggl 15 desember .Jurnal AL-Muta’aliyah   akan Terbit Januari .