The Implementation of the Word Square Learning Model to Enhance Students’ Learning Motivation in Pancasila and Civic Education among Third-Grade Students at MIN 4 East OKU
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v6i2.2102Keywords:
Word Square, learning motivation, Civic Education, Madrasah IbtidaiyahAbstract
This study aims to describe the implementation of the Word Square learning model in fostering students’ learning motivation in Civic Education (PPKn) among third-grade students at MIN 4 OKU Timur, identify students’ motivational behaviors during learning, and analyze supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. Data validity was established through source and technique triangulation. The findings show that the Word Square learning model was implemented through three stages: planning, implementation, and evaluation. During the main activities, 20 students were divided into four groups to complete Word Square worksheets, discuss their answers, present their results, and receive reinforcement from the teacher. Students’ learning motivation was reflected in their enthusiasm, persistence, cooperation, active participation, confidence in presenting results, and perseverance. These findings support previous research highlighting the relevance of Word Square to students’ motivation and engagement. Supporting factors included teacher competence, student enthusiasm, and a conducive learning environment, while inhibiting factors involved limited learning resources and insufficient instructional time in achieving meaningful and engaging classroom learning experiences for students.
Downloads
References
Alwan, M., Husairi, & Munir, M. (2024). Strategi penguatan moderasi beragama pada sekolah dasar. Alifbata: Journal of Basic Education, 4(1), 32–43. https://doi.org/10.51700/alifbata.v4i1.652
Amalia, F., & Afandi, M. (2025). Word Square : Model pembelajaran yang berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal PGSD UNIGA, 4(1). https://doi.org/10.52434/jpgsd.v4i1.42161
Brili Herwadanu, S. (2018). Penerapan model pembelajaran Word Square untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 3 SDN 2 Slempit Kedamean. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6, 2201.
Budiharti, U. S., Nurhayati, & Anitra, R. (2024). Analysis of social studies learning outcomes of elementary school students based on learning motivation. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 3(4), 175–187. https://doi.org/10.51574/judikdas.v3i4.1373
Christi, M. A., Gandamana, A., Ambarita, D. F. P., Aulia, S. M., & Purnomo, T. W. (2025). Pengaruh model pembelajaran Word Square berbasis digital terhadap hasil belajar siswa Pendidikan Pancasila kelas V. Primary Education Journals, 5(2), 661–669. https://doi.org/10.36636/primed.v5i2.5557
Haerani, R. P. R., Anggreni, R., Muhlis, M., & Buhari, M. R. (2023). Peningkatan hasil pembelajaran IPA menggunakan model Word Square di sekolah dasar. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 3(2), 239–249. https://doi.org/10.53624/ptk.v3i2.206
Juana Silviah, Kusuma Wardani, K. S., & Husniati. (2022). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Word Square terhadap motivasi belajar IPA. Jurnal Pendidikan MIPA, 12(4), 1222–1228. https://doi.org/10.37630/jpm.v12i4.778
Kusumaningrum, F., Saputra, E. R., & Indihadi, D. (2022). Pemanfaatan metode Word Square dengan media PowerPoint interaktif pada pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 1858–1864. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2225
Majid, A. (2013). Strategi pembelajaran. Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Munir, M., & Sholehah, H. (2022). Penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPA sekolah dasar. Jurnal Al-Muta’aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(2), 28–32. https://doi.org/10.51700/almutaliyah.v2i2.359
Munir, M., Alwan, M., Husairi, & Usnawati, U. (2024). Hubungan durasi bermain game online dengan minat belajar siswa di SDN 03 Kembang Kerang Daya. Alifbata: Journal of Basic Education, 4(2), 12–25. https://doi.org/10.51700/alifbata.v4i2.698
Ngalimun. (2014). Strategi dan model pembelajaran. Aswaja Presindo.
Nisfa, L. L., Fatkhiyani, K., & Dewi, R. A. K. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan motivasi siswa dengan model Word Square pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 882–896. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.30989
Putri, A. S., Hidayat, N., & Siska, Y. (2023). Penerapan model pembelajaran Word Square dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SDN 1 Beringin Raya tahun pelajaran 2022/2023. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 16(1), 181–194. https://doi.org/10.52217/lentera.v16i1.1243
Sani, I. K., & B. (2016). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalisme guru. Kota Pena.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widyaningsih, H., & Primahardani, I. (2025). Model pembelajaran Word Square berbantuan media Word Search Puzzle dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 1 Bathin Solapan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 513–523. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.27622
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Mastiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.