Analisis Implementasi Pembelajaran Matematika Abad 21 untuk Siswa Madrasah di Era Industri 4.0
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v5i2.1212Kata Kunci:
Pembelajaran matematika, keterampilan abad 21, revolusi Industri 4.0Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan keterampilan abad ke-21 di madrasah dalam pembelajaran matematika dan implementasi keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran Matematika untuk membantu siswa Madrasah menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi pembelajaran abad ke-21 di madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen seperti rencana pembelajaran, media pembelajaran, silabus, dan hasil evaluasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran matematika di madrasah saat ini baru dalam tahap awal penerapan keterampilan abad 21. Pembelajaran matematika yang mengintegrasikan keterampilan abad 21 tidak hanya meningkatkan prestasi akademik tetapi juga membantu membangun karakter dan kemampuan siswa untuk beradaptasi dengan dunia yang selalu berubah. Pembelajaran matematika abad ke-21 di madrasah masih menghadapi banyak tantangan seerti pendekatan konvensional, kompetensi guru yang terbatas, dan infrastruktur yang tidak memadai.
Unduhan
Referensi
Amrullah, J. D. R., Prasetya, F. B., Rahma, A. S., Setyorini, A. D., Salsabila, A. N., & Nuraisyah, V. (2024). Efektivitas peran kurikulum merdeka terhadap tantangan revolusi industri 4.0 bagi generasi alpha. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(4), 1313-1328. DOI: https://doi.org/10.53299/jppi.v4i4.754
Ansya, Y. A. U. (2023). Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning). Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 3(1), 43-52. DOI: https://doi.org/10.30872/jimpian.v3i1.2225
Budiarti, C. E. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside-Outside Circle Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 253-261 DOI: https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2858
Ferguson, N. L. (2024). Mathematics Education Reform Through Socio-Political Means: A Synthesis.
Marpaung, R. W. (2024). Implementasi Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Siswa di Era Digital. Indonesian Research Journal on Education, 4(2), 550-558.DOI: https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.677
Muzakir, M. I. (2023). Implementasi kurikulum outcome based education (Obe) dalam sistem pendidikan tinggi di era revolusi industri 4.0. Edukasiana: Journal of Islamic Education, 2(1), 118-139. DOI: https://doi.org/10.61159/edukasiana.v2i1.86
Nopyanty, Y., Novtiar, C., & Hidayat, W. (2023). Pengaruh pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 6(6), 2111-2120. DOI : https://doi.org/10.22460/jpmi.v6i6.17778
Nurhabibi, N., Arifannisa, A., Ismail, D., Kuswandi, D., Anggraeni, A. F. D. G., & Aji, Y. A. (2025). Strategi lembaga pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa di era digital. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(2). DOI: https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2
Pasandaran, R. F., & Kartika, D. M. R. (2019). Higher order thinking skill (HOTS): Pembelajaran matematika kontemporer. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 53-62.
Patriana, W. D., Sutama, S., & Wulandari, M. D. (2021). Pembudayaan literasi numerasi untuk asesmen kompetensi minimum dalam kegiatan kurikuler pada sekolah dasar muhammadiyah. Jurnal Basicedu, 5(5), 3413-3430. DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1302
Putra, A. P. (2022). Peran etnomatematika dalam konsep dasar pembelajaran matematika. Intersections: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 7(2), 49-58.
Riskayanti, Y. (2021). Peningkatan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan kreativitas melalui model pembelajaran project based learning di sma negeri 1 seteluk. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 1(2), 19-26. DOI: https://doi.org/10.51878/secondary.v1i2.117
Sapitri, N. K. I., Ardana, I. M., & Gunamantha, I. M. (2022). Pengembangan LKPD berbasis pemecahan masalah dengan pendekatan 4C Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(1), 24-32.DOI: https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v6i1.537
Saputra, H. N., Abdulkarim, A., & Fitriasari, S. (2024). Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Abad ke-21 di SMP Daarut Tauhiid Boarding School. Sanskara Pendidikan Dan Pengajaran, 2(02), 86-96. DOI: https://doi.org/10.58812/spp.v2i02.309
Sinaga, W. M. B. B., & Firmansyah, A. (2024). Perubahan paradigma pendidikan di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(4), 10-10.DOI: https://doi.org/10.47134/jtp.v1i4.492
Solihah, S. N., Nurislamiah, S., & Kurniawan, A. F. (2024). Konsep Merdeka Belajar dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Aliran Esensialisme. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(1), 110-117. DOI: https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i1.13318
Yunisca, L. D., & Nasution, E. Y. P. (2023). Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 235-240.DOI: https://doi.org/10.22437/jmpmipa.v2i2.1668
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Adi Irawan, Zulfiani Rohmah, Muh. Rusmayadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.