Pendidikan Spiritual Anak Usia Dini Dalam Perspektif Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v3i2.529Kata Kunci:
Pendidikan Spiritual, Anak usia dini, Al-Qur’anAbstrak
Pendidikan spiritual anak usia dini dalam perspektif Al-Qur’an ialah proses pendidikan yang menekankan kepada menumbuhkan potensi spiritual anak yang ia bawa dari sejak lahir melalui penanaman nilai-nilai spiritual agama yang mencakup Aqidah, Iman, Islam dan Ihsan yang diterapkan secara langsung kepada anak usia dini, sebagai upaya untuk menghidupkan dan mengembangkan potensi fitrah anak yang dibawa dari sejak ia lahir. Pendidikan spiritual tidak akan tumbuh dengan sendirinya tanpa adanya bimbingan yang bersumber dari wahyu ilahi. Spiritual yang diajarkan tanpa melibatkan bimbingan wahyu ilahi akan terbatas hanya pada pandangan logika saja. Maka spiritual ini akan kering dan jauh dari petunjuk Sang Pencipta. Maka pendidikan spiritual harus diajarkan dan dikembangkan melalui pendidikan spiritual yang bersumber dari ajaran agama, karena spiritual berkaitan erat dengan ketuhanan. Untuk menghidupkan spiritual anak usia dini hanya dapat dilakukan melalui penanaman nilai-nilai spiritual agama seperti mengajarkan keimanan, keislaman dan keihsanan, karena tiga sumber ini dikenal dengan pondasi agama. Dengan demikian penelitian ini berbeda dengan pandangan yang menyatakan bahwa: untuk menghidupkan spiritual tidak memerlukan peran agama.
Unduhan
Referensi
Abas Asyafah. Proses Kehidupan Manusia dan Nilai Eksistensialnya, Penerbit Alfabeta Bandung, 2009.
Abdul Wahhab dan Umiarso. Kepemimpinan Pendidikan dan Kecerdasan Spiritual, Yogyakarta AR-RUZZ MEDIA 2011.
Abdullah, M. Yatimin. Studi Islam Komtemporer. AMZAH. Jakarta 2006.
Abu Fida Isma’il Ibn Katsir, Tafsīr Ibn Katsīr. Jilid I. Jeddah: Al-Haramain. t. th.
Abu Abdul Qasim bin Salam, al-Imān, Damam: Dār li an-Nasyri, t.t, hal. 814, disebutkan juga dalam siyar a’lām an-Nubala, Juz 10.
Agus Nggermanto, Quantum Quotient (Kecerdasan Quantum): cara cepat melejitkan IQ, EQ dan SQ secara Harmonis, Bandung: Penerbit Nuansa, 2001.
Al-Asfahani, Raghib, Mufradāt al-Fāz al-Qur’ān, Beirut: Cetakan Ke IV, Dār al-Qalam, 1430 H/2009 M.
Al-Asqalani, Ibn Hajar, Lisān al-Mīzān, Juz. I, Lebanon Beirut: Dār Basyāir al-Islāmiyyah, 1423 H/2002 M.
Al-Baghawi, Abu Muhammad Husain bin Mas’ud, Tafsīr al-Baghawī, Cetakan Pertama, Dār Ibn Hazm, 1423 H/2002 M.
Al-Baihaqi, Abu Bakar Ahmad bin Husain bin Ali, al-Jāmi’ Syuab al-Īmān, Juz, IV, Maktabah ar-Rusydi, t. th.
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail bin Ibrahim, Shahīh Bukhāri, Kitāb al-Īmān, Bāb, Fadhl man Istabra’a li Dīnih, Riyadh: Dār al-Hadārah li at-Tauzi’ wa an-Nasyri, 1437 H/ 2017 M.
Al-Hakim, Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah, Al-Mustadrak ala Shahihain, Dār al-Kutub al-Ilmiyyah, 1422 H/ 2002 M.
Al-Jurjani, Ali bin Muhammad Sayyid Syarif, Mu’jam at-Ta’rīfāt, Qahirah, Dār al-Fadīlah, 2013.
Al-Lusi, Syihabuddin Sayyid Mahmud, Rūh al-Ma’ānī, Juz. VI,Lebanon, Beirut: Ihya’ at-Turats al-Arabiyyah, t. th.
Al-Maraghi, Ahmad Musthafa, Tafsir al-Maraghi, Bayrut: Dar Al-Kutub al-Ilmiyah, 2006.
Al-Naisaburi, Abu al-Husain Muslim Ibn al-Hajjaj, Shahīh Muslim, Kitab: al-Bir wa ash-Shillah, Riyadh: Dār as-Salām, 1421 H/ 2000 M.
Al-Qurtubi, Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakar bin Farh al-Anshari al-Khazraj al-Andalusi, Al-Jāmi’ul Ahkām Al-Qur’ān. Jilid. I. Beirut: Dār al-Kutub Ilmiyyah, 1420 H/1999 M.
Al-Shana’ni, Muhammad bin Ismail, Subul as-Salam Syarah Bulūgh al-Marām min Jam’i Adillah al-Ahkām, Juz II, Dār al-Hadīs, 1428 H/ 2007 M, hal. 255.
Al-Syaukani, Muhammad bin Ali bin Muhammad, Path al-Qadīr, Lebanon, Beirut: Dār al-Makrifah, 1428 H/2007 M.
Al-Sa’di, Abdurrahman bin Nasir, Taisīr al-Karīm ar-Rahmān fī Tafsīr Kalāmil-Mannan, Juz 1. Kairo: Dārul-Hadis, t.t.
Al-Syaiban, Ahmad bin Muhammad bin Hambal, Musnād al-Imām Ahmād, Juz. III: Beirut: Muassasah ar-Risālah, 2009.
Al-Sijistani, Abu Daud Sulaiman Ibn Ash’ath, Sunan Abī Dāūd, Juz II, Beirut: Dār al-Fikr, 1421 H/2001 M.
Al-Syaukani, Muhammad Ali ibn Muhammad, Fath al-Qadīr, Lebanon, Beirut: Dār al-Makrifah, 1428 H/2007 M.
Al-Thabari, Muhammad Ibn Jarir Abu Ja’far, Tafsīr ath-Thabarī, al-Jāmi’ al-Bayān an Ta’wīl āyi al-Qur’ān, Juz VII, cetakan Pertama, Muassasah ar-Risālah, 1415 H/1994 M.
Al-Tirmizi, Abu Isa Muhammad Isa, al-Jāmi’ ash-Shahīh Sunan at-Tirmīzī, Juz III, Cetakan Pertama, Maktabah: Mustafā al-Bābī al-Halabī wa Aulādih, 1398 H.
Al-Turki, Nasir Abdullah Nasir, asy-Syahshsiyyah wa Minhaj al-Islām fi Bināih wa Riāyatih, Riyadh: Imad al-Bahs al-Ilm, t. th.
Al-Utaibi, Sahal bin Rifa’, ‘Amāl al-Qulūb ‘Inda Ahli Assunnah wa al-Jamā’ah Haqīqatuh wa Ahkāmuh, Juz. I, al-Mamlakah Assu’udi: Wazārah at-Taklīm al-ālī, 2005.
Asyafah, Abas, Proses Kehidupan Manusia dan Nilai Eksistensialnya, Penerbit Alfabeta Bandung, 2009.
André Comte Sponville, The Little Book of Atheist Spirituality, tran. by Nancy Huston, New York: Viking Adult, 2007.
Danah Zohar and Ian Marshal, SQ: Spiritual Intelligence: The Ultimate Intelligence, Great Britain: Bloomsbury, 2000.
Hude, Darwis. Logika Al-Qur’an (pemaknaan ayat dalam berbagai tema). Jakarta: PT. Nagakusuma Media Kreatif, 2017.
Nasr, Seyeed Hossein, Islam and the Plight of the Modern Man. London: Long Man Group, 1975.
Abu Fida Isma’il Ibn Katsir, Tafsīr Ibn Katsīr. Jilid I. Jeddah: Al-Haramain. t. th.
Ibn Ruslan, Asy Syeikh Al Imam, Fath ar-Rahmān bi Syarhi Matni az- Zubād. Al-Misriyyah: Dār al-Manhaj, t.t.
Ibn Zakariya, Abu Husain Ahmad ibn Faris, Mu’jam Al-Maqāyīs fī al-Lughah, Cet. Pertama, Beirut : Dār Al-Fikr, 1994.
Isa, Abdul Qadir, Hakikat Tasawuf, Cetakan Pertama, Penerjemah, Khairul Amru Harahap, dan Afrizal Lubis, Jakarta: Qishti Press, 2005.
Rousseau, David, A Systems Model of Spirituality: Self, Spirituality, and Mysticism, The Joint Publication Board of Zygon, vol. 49, no 2481, 2014.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Junaiji Abd. Halim

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.