Pengaruh Model Project-Based Learning (PjBL) dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v5i1.973Kata Kunci:
model project-based learning (PjBL), minat belajar, kemampuan pemecahan masalahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh model project-based learning (PjBL) dan minat belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa MI Ma’arif Sirojul ’Ulum. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pre-experimental dengan desain penelitian one shot case study. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 18 siswa. Instrumen penelitian ini berupa angket persepsi siswa, angket minat belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah siswa. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Fhitung = 21,251 Ftabel = 3,26, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran project-based learning (PjBL) dan minat belajar terhadap kemampuan pemecachan masalah siswa. Dari uji-t simultan diperoleh thitung1 = 3,66 ttabel = 2,03 berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masaah siswa. Sedangkan, untuk minat belajar diperoleh thitung 2 = 6,28 ttabel = 2,03 berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masaah siswa. Besar pengaruh model pembelajaran project-based learning (PjBL) dan minat belajar terhadap kemampuan kemampuan pemecahan siswa adalah 56,3%.
Unduhan
Referensi
Araiza-Alba, P., Keane, T., Chen, W. S., & Kaufman, J. (2021). Immersive virtual reality as a tool to learn problem-solving skills. Computers & Education, 164, 104121.
Azizah, D., & Handayani, F. E. (2020). Pengaruh model diskursus multy representasy (dmr) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jurnal Pendidikan Surya Edukasi, 6(1), 89–95.
Bariyyah, K. (2021). Problem solving skills: esssential skills challenges for the 21st century graduates. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 7(1), 71–80.
Fauziah, E., & Kuntoro, T. (2022). Modifikasi intelegensi dan berpikir kritis dalam memecahkan masalah. El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak, 2(01), 49–63.
Hamidah, I., & Citra, S. Y. (2021). Efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap minat dan hasil belajar siswa. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 4(2), 307–314.
Hasbi, M., Suri, M., & Kurniawati, S. (2023). Factors Affecting the Communication of Mathematical Ability for Junior High School Students. 9(1), 7–16.
Kahar, L., & Ili, L. (2022). Implementasi project based learning untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 127–134.
Kemendikbud. (2014). Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2014. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaan Dan Penjaminan Mutu Pendidikan, 197.
Latifah, L. (2024). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Dalam Mengerjakan Soal Matematika Model TIMSS Kelas IV MI Al-Huda Pungangan-Subang. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 7(1), 1–8.
Maâ, S. (2018). Telaah Teoritis: Apa Itu Belajar? HELPER: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 35(1), 31–46.
Maulidi, A. (2022). Implementasi model pembelajaran quantum learning dalam meningkatkan motivasi belajar. Fakta: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 13–22.
Merentek, R. M., Perori, Y. A., & Monigir, N. N. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Teams Game Tournament Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VI Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(15), 801–805.
Nurgiansah, T. H. (2022). Meningkatkan minat belajar siswa dengan media pembelajaran konvensional dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(3), 1529–1534.
Olii, F., Hafid, R., Mahmud, R., Bumulo, F., Maruwae, A., & Polamolo, C. (2024). Pengaruh Implementasi Pembelajaran Online Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VII Mts Al-Khairaat Kwandang. Journal of Economic and Business Education, 2(3), 459–467.
Prastika, Y. D. (2021). Hubungan minat belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika di SMK Yadika Bandar Lampung. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 2(1), 26–32.
Pratiwi, N., & Yarman, Y. (2024). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis problem based learning berbantuan macromedia flash untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(3).
Putri, A. N., Nasri, W. O. L. A., & Renata, D. (2022). Discovery learning untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 33–38.
Rizki, N. Y. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran DMR (Diskursus Multi Representasi) Terhadap Kemampuan Representasi Ditinjau Dari Disposisi Matematis Peserta Didik. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Sari, D. T., Aula, A. W., Nugraheni, V. A., Dina, Z. K., & Romdhoni, W. (2022). Penerapan pembelajaran berbasis masalah pada siswa sd untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 82–96.
Sari, F., Suhaidi, M., Febrina, W., & Desyanti, D. (2021). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sempoa Berbasis Teknologi Informasi. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 14–19.
Sari, R. T., & Angreni, S. (2018). Penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) upaya peningkatan kreativitas mahasiswa. Jurnal Varidika, 30(1), 79–83.
Schoenfeld, A. H. (2014). Mathematical problem solving. Elsevier.
Sumianto, S. (2020). Peningkatan aktivitas belajar siswa menggunakan media pop up pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1446–1459.
Susanti, S. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 6(1), 22–36.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Haliliah Haliliah, Baiq Desy Arfini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.