Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD Media Card Sort dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa pada Pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Darul Ulum Waru
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v5i2.978Kata Kunci:
card sort, Arabic, student activityAbstrak
Penelitian ini akan melihat pemanfaatan media Card Sort dalam paradigma Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan keterlibatan siswa pada kelas bahasa Arab di Madrasah Aliyah Darul Ulum Waru. Mata pelajaran bahasa arab merupakan salah satu pelajaran juga masih cakupan dalam pelajaran agama, sehingga perlu adanya keaktifan di dalamnya karena biasanya siswa merasa bosan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Siswa Kelas X yang kesulitan memahami materi bahasa Arab mengajukan diri untuk menjadi subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Wawancara terhadap beberapa siswa kelas X dan satu guru pembimbing lapangan yang mengajar bahasa arab. Kemudian juga melihat hasilnya dari ketika pembelajaran bahasa arab dengan menerapkan model pembelajaran yang berbeda yaitu card sort. Menurut penelitian, penggunaan media Card Sort yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran STAD secara signifikan meningkatkan minat, keatifan, dan pemahaman siswa lebih terhadap materi pelajaran bahasa arab dan bersemangat dalam belajar. Peningkatan ini terlihat dari cara siswa berpartisipasi dalam diskusi kelompok, menjawab pertanyaan, dan memenuhi tujuan pembelajaran. Maka, disarankan agar Madrasah Aliyah Darul Ulum Waru menggunakan model ini untuk meningkatkan keaktifan siswa terhadap pembelajaran bahasa Arab. Keunikannya siswa sangat antusias, kemenarikanya meskipun pelajaran bahasa arab bisa menggunakan model card sort, pentingnya memberikan pengetahuan.
Unduhan
Referensi
Alwan, M. (2023). Penerapan Meteode Card Sort untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas V pada Pelajaran Al-Qur’an Hadits. Jurnal Al-muta’aliyah, 3(1), 42-52. https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v3i1.437
Busa, E. N. (2023). Faktor Yang Mempengaruhi Kurangnya Keaktifan Peserta Didik dalam Kegiatan Pembelajaran di Kelas. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2), 114 -122. https://doi.org/10.55606/inovasi.v2i2.764
Dimyati dan Mujiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. PT Rineka Cipta, Jakarta.
Fitriani, L. (2020). Metode Card Sort pada Pembelajaran Sekolah Dasar. In Social, Humanities, and Educational Studies. (SHES): Conference Series, 3(3), 2182-2188. https://doi.org/10.20961/shes.v3i3.57089
Hanifah, E. N., & T. Wulandari. (2018). Penggunaan Metode Card Sort untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas VIII E SMP Negeri 1 Majalengka. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 5(1), 61-80.
Hartika, N., & F. Mariana. (2019). Pengaruh Keaktifan Belajar dan Kecerdasan Emosional terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan, 2(1), 57–71. https://doi.org/10.47080/progress.v2i1.490
Haryati, E. D., M. Mugiadi., & S. Suwarjo. (2015). Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Melalui Metode Card Sort. Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(4), 1-13.
Izzan, A. (2011). Metode Pembelajaran Bahasa Arab. Humanior, Bandung.
Meleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Mills, G. (2003). Action Research: A Guide for the Teacher Researcher. Prentice Hall, New Jersey.
Mufidah, S. N., R. N. Antika, & V. A. Santoso. (2020). Penerapan Metode Card Sort dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Colomadu Tahun 2019/2020. Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 2(1), 1–5.
Munir. (2017). Perencanaan Sistem Pembelajaran Bahasa Arab. Kencana, Jakarta.
Piskurich, G. M., Peter B., dan Brandon H. (2000). The ASTD Handbook of Training Design and Delivery. Mc Graw-Hill Companies, USA.
Sakdiyah, S. H., & Y. I. Sari. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Card Sort untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas V Se-Gugus Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Pendidikan, 1(10), 2004-2009. https://doi.org/10.17977/jp.v1i10.7414
Sholeh, M., & N. Aini. (2023). Meningkatkan Keaktifan Siswa melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD Media Card Sort Muatan IPA Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4), 1686-1692.
Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & RND. Alfabeta, Bandung.
Suparman, S., Nurjan, S., & Syam, A. R. (2021). Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Mata Pelajaran PAI dengan Penerapan Metode Card Sort di SDN 2 Sanaan Wonogiri. Jurnal Kajian Islam Al Kamal, 1(1), 43-63.
Suroiyah, E. N., & D. A. Zakiyah. (2021). “Perkembangan Bahasa Arab Di Indonesia.” Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1), 60–69.
Ubaidillah, U. (2023). Implementasi Metode Card Sort Pada Pembelajaran Fiqih di MA Muallimin Barabai. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 376-386. https://doi.org/10.32699/paramurobi.v4i2.1886
Yoyoh, E. Mulyasa., D. Aryani. (2021). Implementasi Strategi Card Sort untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PAI pada Materi Meraih Kesuksesan dengan Optimis, Ikhtiar dan Tawakal. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 73-89.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 cholifatul azizah, Salwa Salwa Sabrina, Maria Maria Widya Wanti, Waffa Muhammad Ali Waffa, Riyan Riyan Ashari, Mufaizah Mufaizah, Marbuhin Ahmad Marbuhin

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.