Revitalization of Islamic Values in The Character Building of Students Through Islamic Religious Education at SDN Ketapang 1
DOI:
https://doi.org/10.51700/alifbata.v6i1.1629Kata Kunci:
Revitalisasi nilai-nilai Islam, Pembelajaran PAI, Pembentukan karakter, Metode pembelajaran variatifAbstrak
Dalam era globalisasi dan digitalisasi, tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan adalah penurunan moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar. Fenomena ini memperlihatkan perlunya penanaman nilai-nilai luhur sebagai fondasi pembangunan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses revitalisasi nilai-nilai Islam melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter peserta didik di SDN Ketapang 1. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus, melibatkan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang komprehensif. Data dianalisis secara induktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode variatif seperti diskusi, tanya jawab, simulasi, dan cerita teladan Nabi serta sahabat mampu meningkatkan internalisasi nilai-nilai Islam dan memperkuat aspek afektif serta psikomotorik siswa. Pembiasaan kegiatan keagamaan rutin, seperti shalat berjamaah dan tadarus, turut membentuk disiplin spiritual dan karakter positif siswa. Kendati ada ketergantungan pada metode ceramah, secara umum, pendekatan ini mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berpengaruh positif terhadap perkembangan karakter peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan berbasis nilai sebagai upaya membentuk generasi muda berkarakter Islami di era modern
Unduhan
Referensi
Abdullah Khasan, Rifqi Muntaqo, & Ali Imron. (2024). Revitalisasi Nilai-Nilai Pai Dalam Menanggulangi Problematika Bullying Pada Siswa Mts Ma’arif Nu 01 Susukan Banjarnegara. Jurnal Kajian Dan Penelitian Umum, 2(3), 124–135. https://doi.org/ 10.47861/jkpu-nalanda.v2i3.1104
Faisol, M. A. (2021). Efektivitas Metode Pengajaran dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Siswa SD: Meta-Analisis. Cendekia, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.30957/cendekia. v15i1.650.Transfer
Haryono, E. (2023). Metodologi penelitian kualitatif di Perguruan Tinggi Keagamaaan Islam. E-Journal an-Nuur: The Journal of Islamic Studies, 13, 1–6. https://doi.org/ https://doi.org/10.58403/annuur.v13i2.301
Jihan Nur Bahiroh, Muchamad Suradji, S. L. S. (2025). Revitalisasi Kecerdasan Majemuk Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Generasi Z Jihan. 4(3), 173–178. https://doi.org/https://doi.org/10.32699/ paramurobi.v8i1.9126
Kurniawan, W., Sriwahyuni, T., & Zen, B. Y. (2025). Revitalisasi Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi : Membangun Mahasiswa Yang Intelektual dan Spiritual. 2. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/reflection.v2i2.835
Mulia, T., Marlia, A., & Azizah, N. (2025). Revitalisasi Nilai Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin dalam Pendidikan Akhlak Gen Z Revitalizing Khulafaur Rasyidin ’ s Leadership Values in Gen Z Moral Education. 5(1), 1363–1372. https://doi.org/https://doi.org/ 10.56832/edu.v5i1.1048
Najili, H., Juhana, H., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Landasan Teori Pendidikan Karakter. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2099–2107. https://doi.org/ 10.54371/jiip.v5i7.675
Nisrina, P., Suresman, E., & Parhan, M. (2025). Revitalisasi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Wordwall : Solusi Media Pembelajaran yang Menyenangkan. 8, 6009–6014. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.8141
Nurgenti, S. (2024). Al - Hikmah Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan Revitalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Imam dalam Ihya ’ Ulumuddin o l sheildanurgenti7@gmail.com m e Al - Hikmah Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan. 11(2), 90–101. https://doi.org/https://doi.org/10.12065/al-hikmah.v11i2.37
Orlando, G., Lubis, L. H., Sipahutar, Y., Siregar, M., & Batubara, M. M. (2025). Jurnal Tarbiyah bil Qalam Revitalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Dinamika Kehidupan Modern. IX, 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.58822/tbq.v9i1.266
Rahmi, A. (2025). Revitalisasi Nilai-Nilai Tasawuf Dalam Pendidikan Karakter Islam Di Era Digital. 03(01). https://doi.org/10.55352/edu.v3i1.1666
Rohimin, R. (2022). Revitalisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Keluarga. 1(1), 68–78. https://doi.org/https://doi.org/10.91989/xddd4g45
Sabhana, M., Taufikurrahman, O., Rusmana, D., Cimincrang, J., Gedebage, K., Bandung, K., & Barat, J. (2025). Revitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Siswa , Studi kasus di MTs BAitul Arqom Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati , Bandung mengajar . Penelitian ini menyoroti pentingnya pembaruan dalam pendidikan agama agar.
Sapitri, A., & Maryati, M. (2022). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Revitalisasi Pendidikan Karakter Role of Islamic Education in Revitalization of Character Education. Al-Afkar,Journal for Islamic Studies, 5(1), 252–266. https://al-afkar.com/
Utami, P. R., Marlia, A., Putra, S., Dwiyanti, A., & Ridwan, M. (2025). Nilai-Nilai Budaya Islam Klasik dalam Pembentukan Karakter : Upaya Revitalisasi untuk Generasi Bangsa. 1(2), 212–219. https://doi.org/doi.org/10.63822/nzxrgk19
Yenuri, A. A. (2024). Penguatan Pendidikan Berkarakter Di Pondok Pesantren Modern 4 Bahasa Al Muhibbin Jatirogo. 2(6), 483–493. https://doi.org/https://doi.org/ 10.61722/jssr.v2i6.3006
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Yudha Pratama

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya dalam Alifbata: Jurnal Pendidikan Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0).
- Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini;
- Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
- Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.



