KEBEBASAN BERAGAMA DAN MURTAD DALAM ISLAM

Aplikasi Teori Kontekstual terhadap Ayat-ayat Riddah dalam al-Qur’an

Penulis

  • Zulhamdani IAIN Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v2i1.225

Kata Kunci:

Murtad, Riddah, Kontekstual, Kebebasan, Hukuman

Abstrak

Kajian ini berawal dari pemahaman Islam tentang kebebasan beragama bagi umat manusia. Al-Qur’an tidak mengajarkan paksaan bagi siapa pun untuk masuk Islam. Namun, bagaimana jika penganut Islam sendiri yang keluar dari agamanya? Apakah kebebasan beragama tersebut masih tetap berlaku? Atau adakah sanksi dan hukuman bagi  yang keluar dari Islam? Untuk itu, penulis menganalisis teks paralel antara al-Qur’an, hadis dan sumber sejarah dengan pendekatan kontekstual yang dikembangkan oleh Abdullah Saeed. Dengan demikian akan terungkap bagaimana sikap Nabi Muhammad dan para sahabatnya terhadap orang-orang yang murtad. Sehingga, stigma Islam yang dituduh sebagai agama bar-bar yang suka membunuh akan dikupas dan terjawab secara kontekstual.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdul Mustaqim dan Sahiron Syamsuddin, Studi al-Qur’an Kontemporer ; Wacana Baru Berbagai Metodologi Tafsir.Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya. 2002

al-Ashfahani, Al-Raghib. al-Mufradat fi Gharib al-Qur’an. Beirut: Dar al-Ma’rifah, t.th.

al-‘Awa, Muhammad Salim. Fi Ushul al-Nizham al-Jina’i al-Islam. Kairo: Nahdhah al-Mirs. 2006.

Haekal, Muhammad Husein. Abu Bakr al-Shiddiq yang Lembut Hati: Sebuah Biografi dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggal Nabi terj. Ali Audah. Bogor: Litera AntarNusa, 1995.

Haekal, Muhammad Husain. Sejarah Hidup Muhammad terj. Ali Audah. Bogor: Litera AntarNusa, 2013.

Ibn al-Atsir, Izzuddin. al-Kamil fi al-Tarikh. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Arabi, t,th.

Ibn Faris, Ahmad. Mu’jam Maqayis al-Lughah. Beirut: Dar al-Jail. 1991. Jilid. II

Ibnu Ishaq dan Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah; Sejarah Lengkap Kehidupan Rasulullah terj. H. Samson Rahman. Jakarta: Akbar Media, 2013.

Ibnu Manzhur, Lisan al-‘Arab. Kairo: Dar al-Ma’arif, t.th.

Majmu’ al-Lughah al-‘Arabiyyah, al-Mu’jam al-Wasith. Mesir: Maktabah al-Syuruq al-Daulah, t.th.

Mushtafa al-Khin dan Mushtafa al-Bugha, al-Fiqh al-Manhaji ‘ala Madzhab al-Imam al-Syafi’i. Damaskus: Dar al-Qalam. 2012. Jilid. III

Qadafy, Mu’ammar Zayn. Buku Pintar Sababun Nuzul.Yogyakarta: In AzNa Books, 2015.

Rahman, Fazlur. Islam dan Modernitas tentang Transformasi Intelektual terj. Ahsin Muhammad. Bandung: Pustaka. 2005.

Saeed, Abdullah. Paradigma, Prinsip, dan Metode Penafsiran Kontekstualis atas al-Qur’an terj. Lien Iffah Naf’atu Fina & Ari Henri. Yogyakarta: Baitul Hikmah Press. 2015.

Sahiron Syamsuddin, Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an. Yogyakarta: Pesantren Nawasea Press. 2009.

al-Wahidi, Abu al-Hasan ‘Ali ibn Ahmad. Asbab Nuzul al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah. 1991.

Yayasan Penyelenggara Penerjemah Al-Qur’an, Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahnya Departemen Agama RI. Semarang: PT Karya Toha Putra. 2002

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-07-15

Cara Mengutip

Zulhamdani, Z. (2021). KEBEBASAN BERAGAMA DAN MURTAD DALAM ISLAM: Aplikasi Teori Kontekstual terhadap Ayat-ayat Riddah dalam al-Qur’an. Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 2(1), 1-21. https://doi.org/10.51700/aliflam.v2i1.225