Pengaruh Teologi Asyariyah terhadap TGKH. Zainuddin Abdul Madjid di Lombok

Penulis

  • Bustanul Karim Universitas PTIQ Jakarta
  • Zulkarnaen Universitas PTIQ Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v4i1.484

Kata Kunci:

Asy’ariyah, Akal, Wahyu, Kasb, Tuan Guru Zainuddin Abdul Madjd

Abstrak

Teologi Asyariyah merupakan  aliran teologi yang dinisbatkan kepada pencetusnya yaitu Abu Hasan Al-Asy’ari. Teologi Asy’ariyah merupakan teologi yang dianggap moderat dan memiliki pengaruh cukup besar dalam Islam sampai saat ini. Tidak terkecuali pengaruh dari teologi Asy'ariyah ini cukup kuat di kalangan umat muslim Indonesia secara umum. Berangkat dari kondisi tersebut, menarik untuk mengkaji dinamika agensi tokoh Sunni khususnya agensi yang berasal dari luar Jawa di tengah kesadaran untuk mengkaji tokoh lokal. Oleh karenanya, penelitian akan meneliti salah satu tokoh Sunni yang bergerak di luar Jawa dan pengaruhnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, bertujuan untuk mengeksplorasi sekaligus mengurai sejarah Asy'ariyah sebagai teologi Sunni yang moderat serta  pengaruhnya bagi Tuan Guru Zainuddin Abdul Madjid.. Dalam penelitian ini mengurai pemikiran-pemikiran Asy'ariyah terutama kedudukan akal dan  wahyu bagi Asy’ariyah, serta teori tentang kasb dalam teologi ini.  Teologi Asy’ariyah dirumuskan dengan merujuk pada argumentasi yang bersumber dari teks-teks Al-Quran, dan Sunnah, serta merujuk pada  argumentasi-argumentasi rasional  yang bersumber dari analogi mantiq atau logika. Teologi Asy'ariyah memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan teologi yang lainnya. Dalam teologi ini Imam Asy’ari sebagai pelopor  berpijak pada  pendekatan tekstual sebagai basis teologinya, akan tetapi beliau mengkombinasikan aql (akal) dan naql (dalil syari’at/wahyu) secara kritis. Menjadikan  akal sebagai upaya rasionalisasi secara optimal akan tetapi tidak sebebas  sebagaimana teologi Muktazilah. Begitu juga teologi Asy'ariyah mengedepankan naql secara kuat akan tetapi tidak seketat geologi atau mazhab Hambaliah  yang cenderung mengesampingkan argumentasi logika. Asy'ariyah cukup terbuka terhadap perkembangan-perkembangan kontemporer, sehingga akomodatif terhadap kemajuan di berbagai bidang.  Ajarannya yang moderat mengantarkan  Asy'ariyah tetap diakui eksisensinya sebagai aliran yang bercorak  Ahlussunnah Wal Jamaah, Tak terkecuali kepada Tuan Guru Zainuddin Abdul Madjdi yang merupakan pendiri organisasi keislaman terbesar di Indonesia timur, yakni Nahdlatul Wathan sebagai buah dari gerakan yang ia telah mulai sejak kembali dari Makkah. Pemahaman Sunni pada kenyataannya sangat berpangaruh pada cara Tuan Guru berdakwah, melihat sistem negara, dan pada kitab tafsir yang diajarkan olehnya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Bustanul Karim, Universitas PTIQ Jakarta

Universitas PTIQ Jakarta

Karim, Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta
Author’s contact detail:  Jl. Lebak Bulus Raya No. 2 Cilandak, Jakarta Selatan, 12440, DKI Jakarta

Zulkarnaen, Universitas PTIQ Jakarta

Universitas PTIQ Jakarta

Zulkarnaen, Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta
Author’s contact detail:  Jl. Lebak Bulus Raya No. 2 Cilandak, Jakarta Selatan, 12440, DKI Jakarta

Referensi

Ahmad, Muhammad ,Tauhid Ilmu Kalam, Bandung: Pustaka Setia, 2009.

Al-Asy’ari, Abu Hasan, al-Ibanah fi usul al-Diyanah dan Maqālāt al-Islāmiyyīn wa ikhtilāf al-Musallī, Kairo: Universitas ‘Ain al-Sham, 1998.

Al-Syahrastani. Al-Milal wa al-Nihal, Milal wa al-Nihal: diterjemahkan oleh Asywadi Syukur dengan judul “Aliran-aliran Teologi dalam Sejarah Umat Manusia”, PT Bina Ilmu, 2006.

Annemarie Schimmel, Islam Interpretatif, Cet. 1, Depok: Inisiasi Press, 2003.

Fattah, Abdul., et.al. Dari Nahdlatul Wathan untuk Indonesia. Mataram: Dinas Sosial NTB, 2017.

Faqih, Muhammad Ikhsanul. “Konstruksi Pemikiran Madzhab Asy’ari dalam Tafsir Jalalain”, dalam Jurnal Aqwal, Vol. 2 No. 2 Tahun 2021.

Hamdi, Saipul. “Integrasi Budaya, Pendidikan, dan Politik dalam Dakwah Nahdlatul Wathan (NW) di Lombok” dalam Jurnal Sosiologi Walisongo, Vol. 2 No. 2 Tahun 2018.

Hasyim, Muhammad Syarif, “Al-Asy’ariyah (Studi tentang Pemikiran al-Baqillani, al-Juwaini, al-Ghazali)”, Hunafa : Jurnal Studia Islamika, No.2 Vol. 3, 2005, hal. 209-224.

Karya, Soekama. Ensiklopedi Mini Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jakarta : Logos, 1996.

Munawwir, A. W. Kamus Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia , Cet. XIV, Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.

Nasution ,Harun, Teologi Islam: Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan, Cet.V; Jakarta: UI Press, 1986.

Noor, Muhammad., Muslihan Habib., Muhammad Harfin Zuhdi. Visi Kebangsaan Religius. Bogor: Lembaga Percetakan Al-Qur’an, 2014.

Nukman Abbas, al-Asy’ari: Misteri Perbuatan Manusia dan Takdir Tuhan , Jakarta: Penerbit Erlangga, t.th.

Nurdin. “Analisis Penerapan Metode Bi al-Ma’tsur dalam Tafsir Ibnu Katsir terhadap Penafsiran Ayat-Ayat Hukum”, dalam Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, Vol. 47 No. 1 Tahun 2013.

Qudsy, Saifuddin Zuhri dan Mamat S. Burhanuddin. “Penggunaan Hadis-Hadis Poligami dalam Tafsir Ibnu Katsir.” dalam Jurnal Musawa, Vol. 15 No. 2 Tahun 2016.

Rambe, Toguan. “Pemikiran Politik Sunni Sebagai Alat Legitimasi Kekuasaan”, dalam Jurnal Penelitian Medan Agama, Vol. 11 No. 1 Tahun 2020.

Redaksi Qultummedia. Ulama’ Pemimpin, Jakarta Selatan: QultumMedia, 2018.

Shihab, Quraish, et.al (Ed.), Ensiklopedia Al-Qur’an: Kajian Kosakata ,Jakarta: Lentera Hati, 2007.

Sulaeman, Yogi, et.al., “Teologi Asy’ariyah: Sejarah dan Pemikirannya” ,EL-ADABI: Jurnal Studi Islam, Vol. 02, No. 01, Januari-Juni 2023.

Web

Al-Mishbah, “Boleh Melanggar UUD, UU, PP (Maulanasyeikh TGKH. M Zainuddin Abdul Madjid),” dalam https://www.youtube.com/watch?v=xGpMvXxSuhw&t=24s. Diakses pada 24 Mei 2023.

Krisjanuar, Imanuel Gilang, “Mengenal Madrasah Shaulatiyah di Mekkah”, dalam https://www.kompas.tv/article/28246/mengenal-madrasah-shaulatiyah-di-mekkah. Diakses 24 Mei 2024.

Mumazziq, Rijal, “Relasi Ulama India dan Nusantara,” dalam https://www.nu.or.id/fragmen/relasi-ulama-india-dan-nusantara-w1iL5. Diakses 24 Mei 2023.

Redaktur ngopibareng.id, “Madrasah Shaulatiyah, Tempat Nyantri Kiai Hasyim di Makkah” dalam https://www.ngopibareng.id/read/madrasah-al-shaulatiyah-tempat-nyantri-kiai-hasyim-ary-di-makkah-1978858. Diakses pada 23 Mei 2023.

Tim Okezone, “Jejak Madrasah Shaulatiyah, Tempat KH. Hasyim Asyari Menimba Ilmu di Makkah,” dalam https://muslim.okezone.com/read/2021/09/29/614/2478639/jejak-madrasah-shaulatiyah-tempat-kh-hasyim-asyari-menimba-ilmu-di-makkah. Diaskses pada 24 Mei 2023.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-08-21

Cara Mengutip

Karim, B. ., & Senep, Z. (2023). Pengaruh Teologi Asyariyah terhadap TGKH. Zainuddin Abdul Madjid di Lombok. Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 4(1), 10-23. https://doi.org/10.51700/aliflam.v4i1.484

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian (Peer Review)