Penerapan Meteode Card Sort Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas V Pada Pelajaran Al-Qur’an Hadits
DOI:
https://doi.org/10.51700/mutaaliyah.v3i1.437Kata Kunci:
Metode Card Short, Keaktifan Siswa, Al-Qur’an HaditsAbstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelian ini adalah lembar observasi dan catatan lapangan digunakan untuk memperoleh data atauinformasi yang berkaitan dengan situasi kelas yang tidak tercantum dalam lembar observasi.Dalam penelitian ini catatan lapangan digunakan untuk mengamati hal-hal yang terjadi didalam kelas selam penerapan metode pembelajaran card sort. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pada siklus I rata-rata keaktifan siswa sudah menunjukkan kategori tidak aktif dengan nilai 46,66% . Selanjutnya pada siklus II rata-rata keaktifan siswa sudah menunjukkan kategori cukup aktif dengan nilai 60%, akan tetapi pada siklus ini masih perlu dilakukan perbaikan sehingga peneliti menggunakan siklus III, Pada siklus III rata-rata keatifan siswa sudah menunjukkan angka 80% kategori aktif. Dengan demikian, metode pembelajaran Card Sort dapat direkomendasikan kepada guru dalam melaksanakan pembelajaran.
Unduhan
Referensi
Akibun, S. A. (2018). Aplikasi Metode Card Short dan Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Fikih. Al-Minhaj: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 94–112.
Mufidah, S. N., Antika, R. N., & Santoso, V. A. (2020). Penerapan Metode Card Sort Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Colomadu Tahun 2019/2020. Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran, 2(1), 1–5. https://journals.ums.ac.id/index.php/bppp/article/view/11962
Munirah, M. (2018). PRINSIP-PRINSIP BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (Perhatian dan Motivasi, Keaktifan, Keterlibatan Langsung, Pengulangan, Tantangan dan Perbedaan Individu). AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 5(1), 116–125. https://doi.org/10.24252/auladuna.v5i1a10.2018
Prasetyo, A. D., & Abduh, M. (2021). Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Discovery Learning Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1717–1724. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/991
Republik Indonesia. (2020). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan.
Sakdiyah, S., & Sari, Y. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Card Sort Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Kelas V Se-Gugus Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Pendidikan - Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 1(10), 2004–2009.
Situmorang, M., & Lisyanto. (2017). UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN PRODUKSI SMK NEGERI 2 TANJUNGBALAI T.A 2016/2017. 19(1), 19–25.
Wahyuni, S., Laila Fatmawati, T. K., & Hartini, S. (2020). PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DARING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS VI SD MUHAMMADIYAH BANTAR. Prosiding Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan., 153–166.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Muhammad Alwan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
Karya dalam Jurnal AL-Muta`aliyah dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0) dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Pengguna bebas untuk menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun, me-remix, memodifikasi, dan mengembangkan materi berdasarkan ketentuan ini.
2) Pengguna harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan.
3) Pengguna dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung pengguna atau penggunaan mereka.