Dominasi Nyai dalam Relasi Guru-Murid Madura Perspektif Michel Foucault (Studi Fenomenologis pada Kepatuhan Santri di Pondok Pesantren Annuqayah)
DOI:
https://doi.org/10.51700/attadbir.v6i2.2033Keywords:
dominasi, nyai , santri, kepatuhan, pesantrenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dominasi Nyai dalam relasi guru-murid di lingkungan pesantren Madura dengan menggunakan perspektif teori relasi kuasa Michel Foucault. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk kepatuhan santri terhadap Nyai di Pondok Pesantren Annuqayah serta bagaimana dominasi tersebut terbentuk dan dijalankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan desain fenomenologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap Nyai, santri aktif, pengurus, dan alumni pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan santri kepada Nyai berlandaskan pada keyakinan terhadap ilmu, karisma, otoritas moral, serta konsep barokah yang tertanam kuat dalam tradisi pesantren. Dominasi Nyai berlangsung tidak melalui paksaan atau kekerasan, melainkan melalui relasi pengetahuan, kekuasaan simbolik, dan wacana religius yang membentuk kesadaran santri untuk patuh secara sukarela. Dalam perspektif Foucault, relasi ini menunjukkan bahwa kekuasaan bekerja secara halus melalui internalisasi nilai dan praktik keseharian. Dominasi Nyai dalam pesantren bukan sekadar bentuk kontrol sosial, melainkan juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan etika santri.
Downloads
References
Adib, A. (2021). Metode pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren. Jurnal Mubtadiin, 7(01).
Astutik, D. (2019). Praktik multikulturalisme dalam dunia pendidikan (Analisis kekuasaan, wacana, pengetahuan pada praktik toleransi di sekolah menengah atas berbasis agama Kota Surakarta). Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 3 (1).
Basyar, A. B. B. (2022). Konsep berkah dalam epistemologi Islam. Jurnal Pusaka, 12(2).
Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren. LP3ES.
Elviana, Simarmata, M. Y., & Hartati, M. (2021). Analisis tindak tutur imperatif bahasa Madura halus pada santri putri di Pesantren Al-Jihad Pontianak (Kajian sosiopragmatik). EduIndo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2 (1).
Fauzi, A., Kholifah, S., & Fitrianita, T. (2019). Pengetahuan sebagai alat kuasa penundukan santri. Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan, 1 (1).
Hidayati, T. (2009). “Perempuan Madura Antara Tradisi Dan Industrialisasi.” KARSA Journal of Social and Islamic Culture.
Hidayati, T. (2022). Nyai Madura: Modal dan patronase perempuan Madura.
Jannah, H. (2020). Ulama perempuan Madura: Otoritas dan relasi gender.
Kuswandi, I., & Ridwan, M. (2023). Kepatuhan terhadap kiai pesantren dalam tinjauan psikologi pendidikan. Jurnal Tinta, 5 (1).
Maghfiroh, H., & Hanurawan, F. (2021). Kepatuhan santri ndalem pesantren salaf Mamba’ul Hikam Kabupaten Blitar.
Marzuki. (2002). Metodologi riset. PT Prasetya Widya Pratama.
Mudhoffir, A.M. (2013) "Teori Kekuasaan Michel Foucault: Tantangan bagi Sosiologi Politik," Masyarakat, Jurnal Sosiologi: Vol. 18: No. 1, Article 4. DOI: 10.7454/MJS.v18i1.1253
Muhtador, M. (2020). Otoritas keagamaan perempuan (Studi atas fatwa-fatwa perempuan di Pesantren Kauman Jekulo Kudus). Kafaah: Journal of Gender Studies, 10 (1).
Musofa, A. A. (2020). Melacak genealogi keilmuan masyarakat jalur sanad intelektual Muslim Bengkulu tahun 1985–2020. Indonesian Journal of Islamic History and Culture, 1(2).
Ni’am, S., & Arafah, N. N. (2024). Transformasi sistem pendidikan formal pesantren. DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, 6 (1), 69–84.
Porter, B. D., & Hernacki, M. (1999). Quantum learning. Dell Publishing.
Rifai, M. A. (2007). Manusia Madura: Pembawaan, perilaku, etos kerja, penampilan dan pandangan hidupnya seperti dicitrakan peribahasanya. Pilar Media.
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2014). Teori sosiologi. Kreasi Wacana.
Rusydiyah, E., & Tamin, Z. A. R. (2020). Relasi kuasa kiai pesantren dan pejabat publik dalam merumuskan kebijakan pendidikan Islam di Madura (Analisis teori kekuasaan Michel Foucault). JRP (Jurnal Review Politik), 10 (1).
Siswadi, G. A. (2024). Relasi kuasa terhadap konstruksi pengetahuan di sekolah perspektif Michel Foucault dan refleksi atas sistem pendidikan di Indonesia. Sang Acharya: Jurnal Profesi Guru, 5 (1).
Susanti, R. (2024). Kepemimpinan dan wewenang perempuan di pondok pesantren. Al-Gazali Journal of Islamic Education, 3 (1).
Syafiuddin, A. (2018). Pengaruh kekuasaan atas pengetahuan (Memahami teori relasi kuasa Michel Foucault). Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 18 (2).
Syihabuddin, M., et al. (2023). Interpreting the concept of ngalap berkah as pesantren tradition in the perspective of santri. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 4 (2).
Taylor, S. E., Peplau, L. A., & Sears, D. O. (2009). Psikologi sosial. Kencana Prenada Media Group.
Takdir, M., et al. (2022). Understanding social interaction between nyai and female santri in Pesantren Annuqayah, East Java. Jurnal Sosiologi Reflektif, 17 (1).
Turmudzi, E. (2003). Perselingkuhan kiai dan kekuasaan. LKIS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aunul Abid, Abdul Wahid, Sri Harmonika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



