Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Ukhuwah di TMI Al-Amien Prenduan dalam Menguatkan Toleransi dan Nasionalisme sebagai Fondasi Peradaban Multikultur

Penulis

  • A Hufron Universitas Annuqayyah Sumenep
  • Abd Warits Universitas Annuqayyah Sumenep
  • Abd. Halim Universitas Annuqayyah Sumenep
  • Abdul. Aziz STAI Nurul Dhalam, Sumenep
  • Sri Harmonika STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB
  • Fizian Yahya STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang NTB

DOI:

https://doi.org/10.51700/attadbir.v5i2.1105

Kata Kunci:

Implementasi Pendidikan Inklusif, Ukhuwah Islamiyah, Fondasi Peradaban Multikultur

Abstrak

Pendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman budaya dan agama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendidikan inklusif di Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (TMI) Al-Amien Prenduan dalam menginternalisasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan toleransi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan pondok, guru, dan santri, observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran dan kehidupan pondok, serta analisis dokumen kurikulum dan kebijakan institusional. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TMI Al-Amien berhasil mengimplementasikan pendidikan inklusif melalui integrasi prinsip ukhuwah islamiyyah dan ukhuwah wathaniyyah dalam seluruh aspek pendidikan. Kurikulum dirancang untuk mengakomodasi keberagaman latar belakang santri dengan tetap mempertahankan identitas keislaman. Sistem evaluasi holistik yang menilai aspek akademik, kepribadian, dan kemampuan bersosialisasi menjadi indikator keberhasilan pendidikan inklusif. Tantangan yang dihadapi meliputi heterogenitas santri, potensi eksklusivitas kelompok, dan literasi media yang terbatas, namun berhasil diatasi melalui strategi penguatan nilai dasar, pengembangan kompetensi pendidik, dan pembiasaan interaksi multikultural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pendidikan inklusif TMI Al-Amien efektif dalam menguatkan toleransi dan nasionalisme santri, sehingga dapat dijadikan rujukan pengembangan pendidikan multikultural di pesantren lainnya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abror, D., & Rohmaniyah, N. (2023). Model Integrasi Kurikulum Pesantren Inklusif. Academia Publication.

Andini, D. R., & Sirozi, M. (2024). Integrasi Kearifan Lokal dalam Perencanaan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(3), 465–471. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i3.566

Anwari, A. M. (2020). Potret Pendidikan Karakter Di Pesantren: Aplikasi Model Keteladanan Dan Pembiasaan Dalam Ruang Publik. Edu Publisher.

Azra, A. (2000, Bandung : Mizan). Islam substantif: Agar Umat Tidak Jadi Buih. https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=27720

Campbell, S., Greenwood, M., Prior, S., Shearer, T., Walkem, K., Young, S., Bywaters, D., & Walker, K. (2020). Purposive sampling: Complex or simple? Research case examples. Journal of research in Nursing, 25(8), 652–661.

Creswell, W. (2024). 4.2. Karakteristik Penelitian Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif, 45.

Duryat, H. M. (2021). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Penguatan Pendidikan Agama Islam di Institusi yang Bermutu dan Berdaya Saing. Penerbit Alfabeta.

Fahrun, M. (2023). Optimalisasi Mutu Kinerja SDM (Ustadz) Pondok Pesantren di TMI Al-Amien Prenduan Madura. JoIEM (Journal of Islamic Education Management), 4(1), 35–52. https://doi.org/10.30762/joiem.v4i1.692

Fathurrozi, F. (2023). Harmoni di Pesantren, Model Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 10222–10237.

Gaffar, A. (2024). MEMBANGUN TOLERANSI MELALUI PESANTREN DI TENGAH KEBERAGAMAN BUDAYA. Jurnal Al-Maun: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa, 1(5), 51–62.

Hanafie Das, S. W., & Halik, A. (2021). Kompetensi Manajerial Kepala Madrasah & Relasinya Terhadap Profesionalisme Guru.

Handy, M. R. N., Mutiani, M., Putra, M. A. H., & Jumriani, J. (2020). The Religious Values in Tradition of Batahlil in Banjar Pahuluan Community. The Kalimantan Social Studies Journal, 2(1), 39–47. https://doi.org/10.20527/kss.v2i1.2462

Hefner, R. W. (2021). Islam and institutional religious freedom in Indonesia. Religions, 12(6), 415.

Hosaini, A. (2019). Analisis Tipologi Perencanaan Kurikulum Pendidikan Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Salafiyah Syafiâ€TM iyah Sukorejo, dan Al-Amien Prenduan. ’Anil Islam: Jurnal Kebudayaan dan Ilmu Keislaman, 12(2), 243–463.

Huberman, M., & Miles, M. B. (2002). The qualitative researcher’s companion. sage.

Ilyas, I. S. A. (2023). Agama Dan Relasi Budaya Dalam Islam: Menjelajahi Peran Penting Budaya Dalam Pembentukan Identitas Keagaman. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman, 5(2), 113–133. https://doi.org/10.32665/alaufa.v5i2.1667

Islamy, A. (2022). Pendidikan Islam Multikultural Dalam Indikator Moderasi Beragama Di Indonesia. Jurnal Analisa Pemikiran Insaan Cendikia, 5(1), 48–61.

Kadir, A. (2024). Strategi Pendidikan Agama Islam untuk Menghadapi Radikalisasi Kalangan Pemuda di Indonesia. Jurnal Alasma: Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah, 6(2), 104–118.

Khoir, Q. (2024). Paradigma Pendidikan Agama Islam Multikultural (Strategi Membangun Harmoni Di Tengah Polarisasi Sosial). MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 068–077. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v4i1.2914

Malik, S. (2020). Implementasi Manajemen Pendidikan Multikultural di Pondok Pesantren Al Muqoddas Tukmudal Sumber Kabupaten Cirebon. Eduprof: Islamic Education Journal, 2(1), 128–148. https://doi.org/10.47453/eduprof.v2i1.34

Mastanah, M. S. (2023). Pendidikan Kohesi Sosial dalam Al-Qur’an dan Implementasinya pada Pendidikan Kontemporer. CV Jejak (Jejak Publisher).

Mietzner, M., & Muhtadi, B. (2020). The myth of pluralism. Contemporary Southeast Asia, 42(1), 58–84.

Mizani, Z. M. (2022). Inclusive-pluralistic Islamic religious education model as an alternative to investing the values of religious moderation. Muslim Heritage, 7(2), 487–504. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v7i2.5018

Muid, A., Arifin, B., & Karim, A. (2024). Peluang dan Tantangan Pendidikan Pesantren di Era Digital (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Islah Bungah Gresik). MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1), 512–530. https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2254

Muttaqin, M. F., Damayanti, E., Purwandi, N. A. S., Amini, Z. A., & Damayanti, L. D. P. (2025). Pancasila Sebagai Landasan Bimbingan Dan Konseling Untuk Pembentukan Karakter. Cahya Ghani Recovery.

Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., & Fathin, S. (2024). Metode penelitian kualitatif.

Norvaizi, I., Lestari, N., Nurlaili, N., & Karni, A. (2024). Pendidikan Multikultural dalam Diskursus Islam. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 4(3), 351–364. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i3.1857

Nugroho, T., Masruri, S., & Arifi, A. (2022). Religious Tolerance Education in Al Mukmin Islamic Boarding School of Ngruki. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 27(1), 67–83. https://doi.org/10.19109/td.v27i1.12287

Nurhayati, D., Zulfa, A., & Wardi, M. (2022). Implementasi Pendidikan Multikultural di Tarbiyatul Muâ€TM allimien Al-Islamiyah (TMI) Putri Al-Amien Prenduan. Tafhim Al-’Ilmi, 13(2), 214–227.

Paul, R., & Elder, L. (2019). A critical thinker’s guide to educational fads: How to get beyond educational glitz and glitter. Rowman & Littlefield.

Pettigrew, T. F., & Tropp, L. R. (2006). A meta-analytic test of intergroup contact theory. Journal of Personality and Social Psychology, 90(5), 751–783. https://doi.org/10.1037/0022-3514.90.5.751

Prenduan, Y. A.-A. (2022). Yayasan dan Lembaga Pendidikan. Warkat: Warta Singkat, 44(2). http://warkat.al-amien.ac.id/index.php/warkat/article/download/68/88

Raharjo, R., Jayadiputra, E., Husnita, L., Rukmana, K., Wahyuni, Y. S., Nurbayani, N., Salamah, S., Sarbaitinil, S., Nazmi, R., & Djakariah, D. (2023). PENDIDIKAN KARAKTER Membangun Generasi Unggul Berintegritas. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Rahman, A., Ahmadin, A., & Rifal, R. (2021). Peran Strategis Nahdlatul Ulama Dalam Penguatan Nasionalisme Kemanusiaan Untuk Menangkal Radikalisme. Jurna Artefak, 8(2), 97–110.

Roberts, R. E. (2020). Qualitative Interview Questions: Guidance for Novice Researchers. Qualitative Report, 25(9).

Rosyad, R., Mubarok, M., Rahman, M. T., & Huriani, Y. (2021). Toleransi beragama dan harmonisasi sosial.

Ruslan, R., & Lubis, S. W. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Wasatiyyah dalam Mencegah Perilaku Bullying di Kalangan Santriwati. Tafhim Al-’Ilmi, 15(02), 188–203.

Sahid, M. M., Jihadi, A. N., & Gunardi, S. (2019). Moderate Islam as a solution to pluralism in the Islamic world: The experience of Indonesia. Al-Shajarah: Journal of the International Institute of Islamic Thought and Civilisation (ISTAC), 1–24. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31436/shajarah.v0i0.929

Sholihah, I., Syah, M., & Badrudin, B. (2022). Manajemen Kurikulum Pesantren Modern Dalam Meningkatan Mutu Lulusan. J-STAF: Siddiq, Tabligh, Amanah, Fathonah, 1(1), 56–73. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.30998/ntsr.v3i1.3937

Sudrajat, D. D. (2021). Overcome Tourism Threat Through Balinese Local Wisdom. 2nd International Conference on Business Law and Local Wisdom in Tourism (ICBLT 2021), 51–54. https://www.atlantis-press.com/proceedings/icblt-21/125965385

Syah, M. K. T., & Sa’adah, P. L. (2025). Islamisasi Versus Sekularisasi terhadap Ilmu Pengetahuan. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 1(2), 98–108.

Tomlinson, C. A. (2017). How to Differentiate Instruction in Academically Diverse Classrooms. ASCD.

Turmudi, E. (2021). Merajut harmoni, membangun bangsa: Memahami konflik dalam masyarakat Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ulya, I. (2016). Pendidikan Islam multikultural sebagai resolusi konflik agama di Indonesia. Fikrah, 4(1), 20–35.

Wadi, N. (2024). Peran Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru MTs TMI Putra Al-Amien Prenduan. PILAR, 15(1), 33–45.

Wahib, A. (2021). Integrasi Pendidikan Karakter Berbasis Intelectual, Emotional and Spiritual Quotient dalam Bingkai Pendidikan Islam. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 479–494. https://doi.org/10.19105/tjpi.v16i2.4758

Wahyudi, H. F., Maghfiroh, U., & Cummins, R. (2023). Pesantren Counseling Through Al-Irshad wa Al-Taujih Services. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 3(2), 162–178.

Warits, A. (2024). The Implementation of the Doblin Innovation Model in Strengthening Competitive Advantage at Islamic Religious Higher Education Institutions in Madura. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 69–86. https://doi.org/10.29240/belajea.v9i2.11281

Zubairi, M. P. I. (2023). Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Era Revolusi 4.0. Penerbit Adab.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-08-23

Cara Mengutip

Hufron, A., Warits, A., Halim, A., Aziz, A., Harmonika, S. ., & Yahya, F. (2025). Implementasi Pendidikan Inklusif Berbasis Ukhuwah di TMI Al-Amien Prenduan dalam Menguatkan Toleransi dan Nasionalisme sebagai Fondasi Peradaban Multikultur. At-Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 144-153. https://doi.org/10.51700/attadbir.v5i2.1105

Terbitan

Bagian

Artikel