Konsep Nusyūz Dalam Al-Qur’an

(Studi Komparasi Tafsir Jami’ Al-Bayan Dan Al-Qur’an Al-Azhim)

Penulis

  • Baiq Muhaini Hidayatullah STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

DOI:

https://doi.org/10.51700/aliflam.v3i2.425

Kata Kunci:

nusyūz;, penyelesaian nusyūz suami istri;, tafsir Al-Qur’an Al-Azhim, tafsir jami’ Al-Bayan

Abstrak

Penelitian ini merupakan sebuah upaya untuk mengetahui bagaimana pandangan At-Thabari dan Ibnu Katsir mengenai nusyūz. Berawal dari banyaknya pemahaman yang beredar tentang nusyūz yang hanya ditunjukan dan dipermasalahkan hanya kepada perempuan(istri). Pemahaman yang cendrung tekstual dalam surah An-Nisa ayat 34 kerap kali dijadikan dalih sebagai alasan untuk melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya baik berupa fisik dan psikis. Padahal kenyataanya dalam surah An-Nisa ayat 128 menjadi bukti bahwa suami juga bisa melakukan nusyūz. dan dalam penyelesaian antara keduanya masih menyisakan diskriminatif pada perempuan. Jenis penelitian ini adalah library research yaitu penelitian yang berpijak pada pengolahan data yang diproleh dari bahan pustaka tertulis. Menggunakan pendekatan komparatif (muqarin) yaitu membandingkan pendapat At-Thabari dalam kitab jami’ Al-Bayan dan Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim. Penelitian ini menggunakan teori kesetaraan gender dan teologi pembebasan yang dikemukakan oleh Ali Engineer. Dari penelitian ini menunjukan bahwa At-Thabari dan Ibnu Katsir mengemukan bahwa baik nusyūz istri atau suami ialah bentuk kebencian kepada pasangan serta meninggalkan kewajiban yang telah ditetapkan dalam kehidupan rumah tangga, dan dalam penyelesaiannya nusyūz istri ialah ada tiga tahapan yaitu menasehati, pisah ranjang dan memukul,  dikaji dengan teologi pembebasan pemukulan hanya diperbolehkan ketika seorang istri terbukti melakukan zina. Sedangkan penyelesaian nusyūz suami ialah dengan perdamaian, dan dari teologi pembebasan yang ada seorang istri bebas untuk mengajukan perceraian. Kemudian kesetaraan dalam penyeselesaian nusyūz  yang dilakukan kepada istri bisa juga dilakukan dalam penyelesaian nusyūz suami.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Qur’anul Karim Al-Fatih, 2019. Tafsir Perkata Tajwid Kode Arab , Kalola,

Al-Jawi, Muhammad Nawawi, 2017. Tafsir Marah Labid, Jilid 1, (Bandung: Sinar Baru Algensindo)

Adz-Dzahabi , Muhammad Husein. 2010. Ensiklopedia Tafsir(Jilid I), (Jakarta: Kalam Mulia).

Az-Zamakhsyari, 2009. Al-Kasysyaf. Dar Al-Marefah, Lebanun.

Ar-Razi, Fakruddin. Mafatih Al-Gaib, Juz 10, Dar Al-Fakir.

Arbain, Janu dkk, 2015. Pemikiran Gender Menurut Para Ahli. Jurnal Sawwa, volume 11. No. 1.

Ath-Thabari , Abi Ja’far Muhammad Bin Jarir, Jami’ Al-Bayani An Ta’wil Ayil Qur’an, Juz VII.

Al-Syuyuthi, Jalaluddin. , 1993. Al-Durr al-Mansyur(Beirut: Dar al-Fikr)

al-Qattan , Manna Khalil, Studi Ilmu-Ilmu Qur’an, Terj. Mudzakir AS.( Bogor: Litera AntarNusa).

Anwar, Rosihon Asep Muharom, 2015. Ilmu Tafsir, (Bandung : Cv Pustaka Setia).

Anwar, Rosihon. 1999. Melacak Unsur-Unsur Israliyyat Dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Ibnu Katsir ( Bandung: Pustaka Setia),

An-Nawawi, Syeh Muhammad bin Umar. 2002. Menggapai Keharmonisan Suami Istri, Terj kitab Uqudulijain( Surabaya : Ampel Mulia).

Adi Putra, Muhammad, dan Umi Sambulah, 2020. Memaknai Kembali Konep Nusyūz Dalam Kompilasi Hukun Islam Pesepektif Gender dan Maqashid Syariah Jasser Auda, Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender, vol 15. No 1.

Al Hafizh, Muhammad. 2019. Hak Nafkah istri yang Nusyūz (Metro: IAIN Metro).

Al-Hamad , Muhammad bin Ibrahim. 2016. Trilogi pernikahan (Jakarta : Griya Ilmu).

Almaududi, Abul A’la. Menjaga Keutuhan Rumah Tangga, Terj kitab Huququl Zaujaini (Yogyakarta : Absolud)

Abdurrahman, Asep. 2018. Metodologi Ath-Thabari DalamTafsir Jami’ Al-Bayan Fi Ta’wili Qur’an, Jurnal Kordinat. Vol. 17 No. 1.

Amaruddin, 2014. Mengungkap Tafsir Jami Al-bayan fi Tafsir Al-Qur’an, Jurnal Syahadah, Vol. 2 No. 2.

Badruzzaman M Yunus, Saehudin, 2017. Pengantar Studi Islam (Bandung : Pustaka Setia).

Bisri, Hasan. 2020. Model Penafsiran Hukum Ibnu Katsir, (Bandung : LP2M UIN SGD).

Djuani, 2016. Konflik Nusyūz Dalam Relasi Suami Istri dan Resolusinya Persepektif Hukum Islam, jurnal istinbath, vol. 15, No. 2.

Dewi Wulandari, Indah. 2015. Rekonsepsi Nusyūz Suami Dalam Hukum Perkawinan Di Indonesia persepektif fiqih gender, Jember.

Engineer, Asgar Ali. 1994. Hak-Hak Perempuan Dalam Islam (Yogyakarta: Bentang Budaya) .

Hamka, 1983. Tafsir Al-Azhar, juz V (Jakarta: Pustaka Panjimas).

Hunawa, Rahmati. 2018. Kedudukan Suami Istri (Kajian Surah An-Nisa ayat 34), Jurnal Fotret, Vol 22. No 1.

Imam Al-Qurtubi, 2008. Tafsir Jami Li Ahkami Al-Qur’an, bagian 5. Cet 1. (Jakarta: Pustaka Azam).

Ibnu Manzur. Lisan al-A’raf, Juz 3 (Beirut: Dar al-Fikr,tt).

Ibn Katsir al-Dimasyqi, Abi al-Fida.’ Tafsir Al-Qur’an al-Azhim, terj. M. Abdul Ghoffar. Juz V. (Bogor: Pustaka Imam Syafi’i)

Kursani, Muhmmad, 2011. Teologi Pembebasan Dalam Islam(Telaah Pemikiran Asghar Ali Engineer),Jurnal Ilmu Ushuluddin, vol. 10. No .1.

Kamal, Abu Malik, 2010. Fiqih sunnah wanita (jakarta:Griya Ilmu).

Mustaqim, Abdul. 2015. Metode Penelitian Al-Qur’an Dan Tafsir (Yogyakarta : Idea Press).

Muin Abd ,Salim, 2010. Metodologi Ilmu Tafsir (Yogyakarta:Teras).

Mufidah, 2009. Pengarusutamaan Gender Pada Basis Keagamaan (Pendekatan Islam, Strukturasi, dan Kontruski Sosial (Malang : UIN –MALANG Press).

Mahlan, 2019. Penyelesaian Nusyūz Dalam Rumah Tangga Persefektif Tafsir Al-Azhar dan Al-Misbah(Palangka Raya: Iain Palangka Raya).

Majdi Muhammad. 2013. Bahagia Bersamamu, Terj kitab tuhfah Al-Arus, Az-Zawaj As-Said fi Al-Islam (Solo: Arafah).

Misran, Maya Sari, 2018. Pengabaian Kewajiban Istri Karena Nusyūz Suami, jurnal samarah, Vol 2. No 2.

Maliki, 2018. Tafsir Ibn Katsir: Metode dan Bentuk Penafsirannya, Jurnal el-Umdah, Vol 1, No 1.

Mufti Khairul, 2018. Hak Perempuan Dalam Persefektif Ashgar Ali Engineer. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, Vol. 1, No.1.

Nuryanto, Agus, Teologi Pembebasan Dan Kesetaraan Gender, cet 1 (Yogyakarta : UII-Press).

Noor, Syafri Muhammad. 2018. Ketika Istri Berbuat Nusyūz, (Jakarta : Rumah Fiqih Publishing).

Nashiruddin ,M. & Abdul ghalib. 2014. Indahnya Malam Pertama,Terj kitab Aadaabu Lailatiz Zifaaf (Jakarta : Gema Insani).

Nasution, Abd Haris. 2018. Studi Kitab Tafsir Al-Qur’an Al-Azim Karya Ibnu Katsir, Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah, Vol 1, No 1.

Pebriyanti, Yovi. 2019. Nusyūz menurut M. Quraish Shihab, Bengkulu.

Romhaniyah, Inayah, 2014. Kontruksi Patriaki Dalam Tafsir Agama (Yogyakarta : Diandra Pustaka Indonesia).

Rusmana Dadan, Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir (Bandung : Cv Pustaka Setia).

Rasyid, Muhammad, 2002. Pembebasan Perempuan, Izzan Pustaka.

Rasyiid, Abdul. 2020. Studi Pemikiran Asghar Ali Engineer, Jurnal Sophist, Vol. 2 No. 2.

Saldi, Saparinah, 2014. Berbeda Tetapi Setara Pemikiran Tentang Kajian Perempuan ( Jakarta : Kompas Media Nusantara).

Supiana. 2012. Metodologi Studi Islam, Jakarta.

Shihab ,M Quraish. 2002. Tafsir Al-Misbah; Pesan, Kesan, Dan Keserasian Al-Qur‟Ān, (Jakarta: Lentera Hati)

Sunaryano, 2020. Metodologi Tafsir Ibnu Katsir (Jakarta : UIN Syarif Hidayatullah).

Umar. Ratnah, 2018. Jami' Al-Bayan An Ta’wil Ayi Al-Qur’an(Manhaj/Metode Penafsirannya) , Jurnal Al-Asas, Vol. 1 No. 2.

Wahyuni, Sri. Konsep Nusyūz dan Kekerasan Terhadap Istri, Jurnal Al-Ahwal, vol. 1, No.1. 20

Yayan Rahtikawati dan Dadang Rusman, 2013. Metodologi Tafsir Al-Qur’an Strukturalisme, Semantik, dan Hemeneutika,(Bandung: Pustaka Setia)

Yunahar, Ilyas. 2013. Kuliah Ulumul Qur’an,(Yogyakarta: Itqan).

Qutb, Sayyid. 2001. Tafsir Fi Zilalail Qur’an, Jilid 2, Terj. As’ad Yasin Dkk,(jakarta: Gema Insani)

Zuhayli, Wahbah. 2003. at-Tafsir AL-Munir Fi al-Aqidah wa asy-Syariah wal Manhaj. ilid 3 (Damaskus:Dar Al-Fikr).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-01-30

Cara Mengutip

Hidayatullah, B. M. (2023). Konsep Nusyūz Dalam Al-Qur’an: (Studi Komparasi Tafsir Jami’ Al-Bayan Dan Al-Qur’an Al-Azhim). Jurnal AlifLam : Journal of Islamic Studies and Humanities, 3(2), 55-93. https://doi.org/10.51700/aliflam.v3i2.425

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian (Peer Review)